JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada perdagangan Rabu (21/1/2026).
IHSG awal sesi turun 36,04 poin atau 0,39 persen ke posisi 9.098,66.
Data Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat indeks sempat berada di level 9.094,43, dengan titik tertinggi pada 9.105,23 dan terendah di 9.060,09.
Baca Juga: Update Harga Emas Antam 21 Januari 2026: Rekor Tertinggi Rp 2,77 Juta/Gram Volume perdagangan tercatat sebesar 10,36 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 5,58 triliun, tersebar dalam 626.556 kali transaksi.
Dari sisi pergerakan saham, tekanan jual dominan dengan 374 saham melemah, 160 saham menguat, dan 156 saham lainnya stagnan.
Analis MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, memproyeksikan IHSG masih berada dalam fase wave (v) dari wave [iii].
Ia menilai koreksi lanjutan wajar dan berpotensi membawa indeks bergerak di kisaran 9.088–9.106.
Namun, peluang penguatan tetap terbuka apabila IHSG mampu bertahan di atas area support.
Area penguatan berikutnya diperkirakan berada di level 9.192–9.229.
"Meski koreksi masih berlanjut, IHSG berpotensi melanjutkan kenaikan jika mampu bertahan di atas support di area 9.008–8.956," kata Herditya. Level resistansi berada di kisaran 9.192 hingga 9.227.
Pergerakan awal sesi ini menjadi indikasi adanya tekanan jual di pasar saham, namun analis tetap mencatat peluang rebound jika sentimen positif masuk pada perdagangan hari ini.*
(k/dh)