JAKARTA – Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah menguat pada perdagangan Senin (19/1/2026) pagi.
Mata uang Paman Sam menembus level Rp 16.900-an, tercatat di Rp 16.917, naik 30 poin atau 0,18% dibandingkan penutupan sebelumnya, menurut data Bloomberg.
Meski menguat terhadap rupiah, pergerakan dolar AS terhadap mata uang global lainnya cenderung melemah.
Baca Juga: Protes Iran Mematikan: Khamenei Sebut Ribuan Korban Akibat Campur Tangan AS dan Israel Dolar AS tercatat:
- Melemah 0,08% terhadap yuan China- Turun 0,17% terhadap yen Jepang- Melemah 0,03% terhadap euro- Turun 0,15% terhadap dolar Singapura- Melemah 0,03% terhadap pound sterling- Turun 0,1% terhadap dolar Australia
Pergerakan ini menunjukkan bahwa penguatan dolar terhadap rupiah lebih didorong oleh faktor domestik dan permintaan lokal, sementara di pasar global, dolar AS mengalami tekanan terhadap mayoritas mata uang utama.
Pergerakan nilai tukar ini menjadi perhatian pelaku pasar dan masyarakat, terutama bagi importir, eksportir, dan masyarakat yang bertransaksi dengan mata uang asing.*
(d/dh)