JAKARTA – Harga sejumlah komoditas pangan strategis tercatat mengalami penurunan pada Jumat (16/1/2026), menurut data Badan Pangan Nasional (Bapanas).
Penurunan harga ini terjadi hampir di seluruh komoditas, mulai dari daging ayam ras, cabai, bawang, hingga beras dan minyak goreng.
Berdasarkan data Bapanas, daging ayam ras turun sebesar Rp1.364 menjadi Rp37.700 per kilogram (kg) atau turun 3,49% dibandingkan harga kemarin.
Baca Juga: Menteri Pertanian Bersama Wagub Aceh Mulai Rehabilitasi Sawah Pascabencana di Aceh Utara Penurunan yang lebih tajam terjadi pada cabai rawit merah, yang melemah Rp7.270 menjadi Rp43.458/kg atau turun 14,33%.
Begitu juga dengan bawang merah, turun Rp3.952 menjadi Rp39.058/kg (turun 9,19%), dan bawang putih bonggol turun Rp1.338 menjadi Rp37.296/kg (turun 3,46%).
Sementara cabai merah keriting turun 18,05% menjadi Rp31.446/kg dan cabai merah besar turun 21,70% menjadi Rp29.317/kg.
Daging sapi murni hanya turun tipis Rp237 menjadi Rp135.596/kg, sedangkan telur ayam ras turun Rp1.140 menjadi Rp29.866/kg.
Harga gula konsumsi turun Rp344 menjadi Rp17.471/kg, dan minyak goreng kemasan turun Rp618 menjadi Rp20.376/liter.
Penurunan juga terlihat pada harga beras. Beras premium turun Rp339 menjadi Rp15.242/kg, beras medium turun Rp330 menjadi Rp13.440/kg, dan beras SPHP turun tipis Rp123 menjadi Rp12.348/kg.
Analis pasar mengatakan, koreksi harga pangan ini dipengaruhi oleh stabilisasi pasokan dan penurunan permintaan di awal tahun 2026.
Penurunan harga cabai dan bawang yang cukup signifikan menjadi perhatian konsumen, karena kedua komoditas ini biasanya mempengaruhi inflasi pangan di dalam negeri.
Meskipun demikian, pemerintah terus memantau harga pangan strategis untuk menjaga kestabilan inflasi dan daya beli masyarakat, terutama menjelang musim permintaan tinggi seperti perayaan Imlek dan Ramadan.*