BALIKPAPAN – Presiden Prabowo Subianto tiba di Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin (12/1), untuk meresmikan megaproyek kilang terintegrasi atau Refinery Development Master Plan (RDMP) Pertamina.
Kedatangan Prabowo disambut Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dan Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri.
Setibanya di lokasi proyek, Prabowo diajak berkeliling gallery walk dan mendengarkan penjelasan mengenai pembangunan kilang dari tahap penerimaan minyak mentah hingga pengolahan dan rantai pasok energi secara menyeluruh.
Baca Juga: Disebut 'Anak Abah', Pandji Pragiwaksono Buka Suara soal Anies Baswedan Tak Dibahas di ‘Mens Rea’ Megaproyek RDMP Balikpapan memiliki total investasi sekitar Rp 123 triliun dan bertujuan memodernisasi kilang eksisting.
Pembangunan ini akan meningkatkan kapasitas pengolahan minyak, menghasilkan bahan bakar berkualitas tinggi setara standar Euro 5, ramah lingkungan, serta memperkuat hilirisasi industri petrokimia dan ketahanan energi nasional.
Kilang ini juga dilengkapi fasilitas Residual Fluid Catalytic Cracking (RFCC) Complex, yang mengubah residu minyak menjadi produk bahan bakar dan petrokimia bernilai tinggi, termasuk propylene dan sulfur.
Kehadiran fasilitas ini diharapkan mendukung produksi LPG, petrokimia, dan bahan bakar bersih, sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam ketahanan energi.*
(d/dh)