MEDAN – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan hari ini, Senin (12/1/2026).
Berdasarkan data IDX Mobile pukul 09.01 WIB, IHSG naik 0,44% atau 38,96 poin ke level 8.975,71.
Dari total saham yang diperdagangkan, 340 saham menguat, 168 melemah, dan 450 saham lainnya stagnan.
Baca Juga: Harga Emas Antam Hari Ini Stabil di Rp2,6 Juta per Gram, Buyback Naik Tipis Volume perdagangan tercatat mencapai 2 miliar saham senilai Rp1,49 triliun.
Saham-saham berkapitalisasi besar menjadi motor penggerak penguatan IHSG pada awal perdagangan.
Saham PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) naik 1,53% ke Rp8.275, PT Astra International Tbk. (ASII) menguat 1,45% ke Rp6.975, dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) bertambah 1,47% ke Rp4.830.
Sementara itu, saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN) juga naik 1% ke Rp2.030.
Di sisi lain, sejumlah saham besar justru melemah.
Saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) turun 0,62% ke Rp8.075, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) turun 0,27% ke Rp3.670, PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) turun 0,53% ke Rp9.425, dan PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) melemah 0,37% ke Rp6.700.
Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas (IPOT), David Kurniawan, menilai penguatan IHSG dipengaruhi oleh sentimen global dan domestik.
Dari sisi global, sinyal kenaikan suku bunga Bank of Japan (BOJ) memicu pelaku pasar melakukan unwinding carry trade, di mana investor yang meminjam yen murah untuk berinvestasi di pasar berkembang mulai menarik dananya.
Selain itu, reli harga komoditas, terutama tembaga, yang terdorong oleh permintaan teknologi AI dan kendaraan listrik, memberikan dorongan positif bagi saham-saham sektor barang baku dan energi.