BADUNG – Kegiatan Panen Raya dan pengumuman Swasembada Pangan secara luring sukses digelar di Desa Taman, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, Rabu (7/1).
Acara yang diselenggarakan oleh Kementerian Pertanian RI ini dihadiri Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan sekitar 100 peserta dari unsur pemerintah, TNI, POLRI, serta sektor pertanian.
Dandim 1611/Badung, Kolonel Inf I Putu Tangkas Wiratawan, hadir bersama Forkopimda Provinsi Bali, Kepala Bidang Pertanian dan Pangan Provinsi Bali, Dirbinmas Polda Bali, Danrem 163/Wira Satya, dan sejumlah pejabat terkait lainnya.
Baca Juga: Prabowo Singgung Elite Nyinyir di Medsos: Jangan-jangan Dibayar Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Badung menekankan upaya menjaga kedaulatan pangan melalui Peraturan Daerah (Perda) LP2B untuk perlindungan lahan pertanian serta pemberian subsidi benih dua kali setiap musim tanam.
Data menunjukkan rata-rata produksi gabah Kabupaten Badung mencapai 114.000 ton dalam lima tahun terakhir, setara dengan 62.000 ton beras, melebihi kebutuhan tahunan masyarakat sekitar 57.000 ton.
Kolonel Putu Tangkas menegaskan, keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras dan dedikasi para petani, serta sinergi TNI, POLRI, dan pemerintah daerah.
"Acara ini menjadi simbol optimisme dan semangat gotong royong dalam membangun kemandirian pangan. Ketahanan pangan adalah pilar utama ketahanan nasional, dan Kodim 1611/Badung berkomitmen mendukung sepenuhnya program swasembada pangan," ujar Kolonel Putu Tangkas.
Pengumuman resmi Presiden Prabowo Subianto bahwa Indonesia memasuki era swasembada pangan menjadi momen penting, menandai keberhasilan perencanaan strategis, pemanfaatan potensi lokal, dan kolaborasi antar lembaga dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
Acara Panen Raya dan pengumuman swasembada pangan ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antar lembaga dan semangat gotong royong mampu mendorong kemajuan sektor pertanian dan memastikan ketersediaan pangan yang cukup bagi masyarakat.*
(dh)