PADANGSIDIMPUAN – Pemerintah pusat melalui RAPBN 2026 menargetkan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) sebagai motor penggerak ekonomi rakyat.
Kebijakan ini mendapat perhatian serius dari Wakil Ketua DPRD Kota Padangsidimpuan, H. Rusydi Nasution.
Menurut Rusydi, penguatan koperasi di tingkat desa menjadi langkah strategis untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.
Baca Juga: Dampak Banjir Aceh, Polres Lhokseumawe Ajak Anak-Anak Main dan Belajar untuk Pulihkan Trauma Ia menekankan bahwa keberhasilan Koperasi Merah Putih sangat bergantung pada kesiapan sumber daya manusia (SDM) yang mengelolanya.
"Koperasi Merah Putih harus menjadi pilar baru dalam membangun ekonomi desa. Namun, keberhasilannya sangat ditentukan oleh kesiapan SDM yang mengelolanya," ujar Rusydi Nasution.
Politisi Partai Gerindra ini menekankan perlunya perubahan pola pikir di kalangan aparatur dan masyarakat desa agar mampu menyesuaikan diri dengan arah pembangunan baru.
Menurutnya, kapasitas SDM perlu ditingkatkan agar peluang pembangunan dapat dimanfaatkan secara optimal.
"Perubahan paradigma pembangunan ini harus kita elaborasi agar kita mampu menikmatinya. Kita harus berubah dan beradaptasi agar dapat mengambil peran dan manfaat dari perubahan ini," tambah Rusydi, yang juga Ketua Himpunan Alumni IPB Padangsidimpuan–Tapanuli Selatan.
Mantan bankir ini juga menyerukan pentingnya kebersamaan lintas sektor dalam mewujudkan visi pembangunan yang inklusif di tingkat lokal.
Bagi Rusydi, kehadiran Koperasi Merah Putih bukan hanya instrumen ekonomi, tetapi simbol kebangkitan kolektif masyarakat desa.*
(dh)