JAKARTA, – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada awal perdagangan Rabu (24/12/2025), dengan posisi 8.595,39 atau naik 10,61 poin setara 0,12 persen dibanding penutupan hari sebelumnya.
Penguatan ini didorong oleh sektor infrastruktur dan kesehatan yang menjadi penopang utama pasar.
Mengacu data Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui RTI, IHSG sempat bergerak di level tertinggi 8.611,33 dan terendah 8.588,04.
Baca Juga: Kak Na dan TP PKK Aceh Jadi Apoteker Dadakan di Posko Pengungsian Meunasah Matang Linya Aktivitas perdagangan terpantau ramai dengan volume mencapai 3,81 miliar saham, nilai transaksi Rp 2,08 triliun, serta frekuensi transaksi 319.725 kali.
Dari total 680 saham yang diperdagangkan, 246 saham menguat, 239 saham melemah, dan 195 saham stagnan. Kapitalisasi pasar tercatat Rp 15.747,75 triliun.
Sektor infrastruktur naik 0,22 persen, sedangkan sektor kesehatan mencatat penguatan 0,66 persen.
Di sisi lain, sektor teknologi melemah 0,12 persen, energi turun 0,69 persen, dan barang konsumsi siklikal terkoreksi 0,52 persen.
Analis teknikal MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, menilai IHSG saat ini berada di bagian wave [iv] dari wave 5, sehingga masih berpotensi terkoreksi untuk menguji level 8.464–8.560.
"Dalam skenario negatif, IHSG berpotensi terkoreksi lebih dalam ke area psikologis 8.000-an," ujar Herditya.
Level support IHSG berada di 8.553 dan 8.493, sedangkan level resistance di 8.714 dan 8.821. Pelaku pasar diimbau tetap berhati-hati, terutama mengingat tekanan jual pada penutupan perdagangan sebelumnya.*
(k/dh)