MEDAN– Harga pangan di pasar nasional menunjukkan tren penurunan pada Jumat (19/12/2025).
Berdasarkan data Panel Harga Badan Pangan Nasional (Bapanas) pukul 09.20 WIB, sebagian besar komoditas pokok mengalami koreksi harga dibandingkan hari sebelumnya.
Harga beras premium turun 2,25% menjadi Rp15.316 per kg, beras medium turun 2,70% menjadi Rp13.281 per kg, dan beras SPHP turun tipis 0,22% menjadi Rp12.436 per kg.
Baca Juga: Banjir Aceh: Ratusan Ton Obat dan Pakaian Anak Tiba di Lhokseumawe Sementara itu, bawang putih bonggol turun 1,98% menjadi Rp37.274 per kg, dan bawang merah mengalami penurunan signifikan hingga 9,39% menjadi Rp44.008 per kg.
Cabai juga menunjukkan penurunan harga, termasuk cabai merah keriting turun 5,95% menjadi Rp56.110 per kg, cabai rawit merah turun 9,25% menjadi Rp63.351 per kg, dan cabai merah besar turun 15,23% menjadi Rp44.974 per kg.
Harga komoditas protein seperti telur ayam ras turun 1,10% menjadi Rp31.494 per kg, daging ayam ras turun 0,56% menjadi Rp40.061 per kg, serta daging sapi murni turun 1,34% menjadi Rp133.617 per kg.
Di sektor minyak dan tepung, harga minyak goreng kemasan sederhana turun 1,29% menjadi Rp20.747 per liter, minyak goreng curah turun 5,48% menjadi Rp16.732 per liter, dan tepung terigu curah turun 1,92% menjadi Rp9.637 per kg.
Gula konsumsi juga turun tipis 0,24% menjadi Rp18.081 per kg.
Sementara itu, harga beberapa jenis ikan mengalami pergerakan berbeda.
Ikan kembung naik 2,82% menjadi Rp42.695 per kg, sedangkan ikan tongkol turun 4,32% menjadi Rp34.671 per kg dan ikan bandeng turun 2,91% menjadi Rp35.184 per kg.
Tren penurunan harga pangan ini diharapkan meringankan beban belanja rumah tangga menjelang akhir tahun, meski pemerintah terus memantau ketersediaan stok dan harga di tingkat pedagang agar tetap stabil.*