MEDAN – Harga komoditas pangan mengalami fluktuasi signifikan sepekan terakhir menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Beberapa komoditas bahkan menembus harga acuan pemerintah, sehingga berpotensi membebani daya beli masyarakat.
Berdasarkan data Panel Harga Badan Pangan Nasional (Bapanas) per Minggu (14/12), cabai masih menjadi komoditas dengan harga tertinggi.
Baca Juga: Natal Penuh Harapan, Pegawai dan Warga Binaan Lapas Labuhan Ruku Rayakan Kebersamaan Cabai merah keriting tercatat Rp62.596/kg, jauh di atas HAP nasional Rp37.000–Rp55.000/kg.
Sementara itu, cabai rawit merah mencapai Rp73.349/kg, di atas HAP Rp40.000–Rp75.000/kg, dan cabai merah besar Rp55.905/kg.
Telur ayam ras juga berada di posisi tinggi, yakni Rp31.342/kg, di atas HAP nasional Rp30.000/kg.
Adapun harga beras premium Rp15.567/kg masih berada di batas atas HET nasional Rp14.900–Rp15.800/kg, sedangkan beras medium Rp13.570/kg, berada di batas bawah HET Rp13.500–Rp15.500/kg.
Komoditas lain yang melebihi HAP nasional adalah jagung tk peternak Rp6.941/kg (HAP Rp5.800/kg) dan bawang merah Rp48.369/kg (HAP Rp36.500–41.500/kg).
Sementara bawang putih Rp37.761/kg masih di bawah HAP Rp38.000–40.000/kg.
Di sisi lain, harga daging sapi murni Rp135.070/kg dan daging ayam ras Rp39.841/kg masih di bawah HAP nasional.
Harga gula konsumsi Rp18.051/kg masih berada dalam rentang HAP Rp17.500–18.500/kg.
Harga minyak goreng kemasan Rp21.031/liter, minyak goreng curah Rp17.611/liter, dan Minyakita Rp17.566/liter, melebihi HET Minyakita Rp15.700/liter.