JAKARTA – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan target pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun depan sebesar 6% sebagai langkah awal menuju sasaran jangka menengah mendekati 8% pada tahun ke-3 pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Pernyataan ini disampaikan Purbaya dalam forum Ecoverse 2025 di The Westin, Jakarta, Kamis (20/11/2025).
"Tanpa adanya tantangan, lebih baik duduk di rumah. Target 6% tahun depan adalah langkah awal, selanjutnya di tahun ketiga atau keempat kita harapkan pertumbuhan mendekati 8%," ujar Purbaya.
Baca Juga: Pidato Perdana Wapres Gibran di KTT G20, Sampaikan Salam Presiden Prabowo untuk Ramaphosa Purbaya menyatakan strategi pertumbuhan kali ini merupakan kombinasi pendekatan era Presiden SBY yang mengandalkan swasta sebagai mesin ekonomi dan era Presiden Jokowi yang fokus pada belanja pemerintah.
Menurutnya, penguatan iklim investasi dan pengurangan hambatan sektor riil menjadi kunci untuk mencapai target tersebut.
Selain itu, Menkeu menegaskan perlindungan pasar domestik dari serbuan barang ilegal menjadi prioritas.
"Sekitar 90% ekonomi kita bergantung pada permintaan domestik. Melindungi pasar dalam negeri berarti menjaga motor utama pertumbuhan," katanya.
Purbaya menekankan optimisme pemerintah di tengah tantangan global dan domestik.
Kombinasi kebijakan fiskal dan dorongan investasi diyakini mampu mendorong laju pertumbuhan lebih tinggi dibanding proyeksi APBN 5,4%.*
(d/dh)