MEDAN – Mayoritas harga rata-rata nasional untuk komoditas pangan mengalami tren penurunan pada Kamis (20/11/2025).
Data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional per pukul 08.10 WIB menunjukkan penurunan harga dari beras, cabai, hingga minyak goreng.
Beras kualitas bawah I tercatat turun 6,57% menjadi Rp13.500 per kilogram (kg), sementara kualitas bawah II turun 9,52% menjadi Rp12.850 per kg.
Baca Juga: Desa Bogak Perlihatkan Daftar Penerima Bantuan Pangan Secara Terbuka, Warga Puji Sikap Transparan Pemerintah Desa Beras kualitas medium I dan II masing-masing turun 5,68% dan 8,6%, sedangkan beras kualitas super I dan II mengalami penurunan 8,5% dan 7,85%.
Komoditas bumbu dapur juga mencatatkan penurunan harga cukup signifikan.
Bawang merah ukuran sedang turun 5,91% menjadi Rp39.000 per kg, bawang putih ukuran sedang turun 14,03% menjadi Rp33.100 per kg.
Cabai mengalami penurunan cukup besar, mulai dari cabai merah besar 22,32% menjadi Rp44.050 per kg, cabai keriting 34,07% menjadi Rp36.000 per kg, cabai rawit hijau 41,54% menjadi Rp21.950 per kg, hingga cabai rawit merah turun 36,79% menjadi Rp26.800 per kg.
Sementara itu, komoditas protein hewani seperti daging ayam ras segar turun 10,51% menjadi Rp33.650 per kg, telur ayam ras segar turun 10,83% menjadi Rp28.000 per kg, daging sapi kualitas 1 turun 12,14% menjadi Rp123.750 per kg, dan daging sapi kualitas 2 turun 10,41% menjadi Rp118.750 per kg.
Harga minyak goreng curah turun tipis 0,8% menjadi Rp18.500 per kg, minyak goreng kemasan bermerek 1 turun 3,12% menjadi Rp21.750 per kg, dan minyak goreng kemasan bermerek 2 turun 7,26% menjadi Rp19.800 per kg.
Penurunan juga terjadi pada gula pasir, di mana kualitas premium turun 8,86% menjadi Rp18.000 per kg, dan gula pasir lokal turun 6,65% menjadi Rp16.850 per kg.
Analis pangan menilai penurunan harga ini sejalan dengan pasokan yang stabil dan distribusi komoditas yang lebih lancar.
Meski demikian, masyarakat diimbau tetap memantau fluktuasi harga pangan menjelang akhir tahun.*