JAKARTA, – Shopee Indonesia menghadirkan program pelatihan digital gratis bagi pelaku UMKM melalui Kampus UMKM Shopee Kelas Online Edisi Spesial 10th Birthday.
Program ini menjadi salah satu upaya mempercepat literasi digital bagi pengusaha lokal agar mampu mengoptimalkan bisnis di era digital.
Hingga 2025, tercatat ada lebih dari 64 juta pelaku UMKM di Indonesia, namun baru sekitar 25 juta yang terdigitalisasi.
Baca Juga: Orang Tua di Batu Bara Minta BPOM dan Dinas Kesehatan Turun Tangan Awasi Jajanan Anak Deputi Usaha Kecil Kementerian UMKM, Temmy Satya Permana, menekankan pentingnya transformasi digital.
"Digitalisasi bukan sekadar memindahkan toko fisik ke online, tapi memanfaatkan teknologi untuk seluruh operasional, pemasaran, hingga pengalaman pelanggan," ujar Temmy pada peluncuran kelas online Shopee, Selasa (18/11).
Program ini menawarkan 10 kelas daring dengan beragam topik, mulai dari optimalisasi toko, pemasaran digital, hingga pemanfaatan teknologi AI.
Beberapa sesi unggulan antara lain:
-Temukan Fitur Unggulan untuk Promosi (18 November)-Shopee Live & Shopee Video (19 November)-Affiliate Marketing Solution (25 November)-Pemanfaatan Fitur Iklan di Shopee (3 Desember)-Pengelolaan Stok & Gudang (20 November)-Strategi Pemanfaatan AI (4 Desember)-Program Ekspor Shopee (2 Desember)-Strategi Inovasi Produk untuk Pasar Nasional (9 Desember)
Deputy Director of Public Affairs Shopee Indonesia, Radynal Nataprawira, menekankan bahwa akses edukasi digital menjadi kunci bagi UMKM untuk memperluas pasar, termasuk ke pasar global.
"Kami ingin UMKM bisa berkembang lebih cepat dengan dukungan teknologi dan ilmu digital," ujarnya.
Selain kelas operasional dan pemasaran, sesi juga menyoroti aspek legalitas dan perizinan, bekerja sama dengan BPOM dan BPJPH, yang digelar pada 26 November.
Seluruh pelatihan dapat diikuti secara gratis melalui platform online Shopee.