MEDAN – Gelaran Jelajah Kuliner Indonesia (JKI) 2025 resmi dibuka di Lapangan Benteng, Medan, Jumat (14/11/2025).
Bazar UMKM kuliner ini akan berlangsung selama tiga hari hingga 16 November, menampilkan aneka kuliner dari berbagai daerah di Indonesia.
Acara ini merupakan kelanjutan dari kegiatan Jelajah Kuliner Nusantara 2024 dan tahun ini hadir dengan rangkaian kegiatan lebih lengkap, mulai dari cooking class, workshop, talkshow, home band, stand up comedy, poundfit, fun kuliner games, hingga kids zone.
Baca Juga: Timsus Ditresnarkoba Polda Sumut Gagalkan Peredaran 255 Kg Ganja Asal Aceh, Dua Kurir Diringkus Pengunjung juga berkesempatan memenangkan doorprize menarik.
Dalam peresmian, Staf Ahli Bidang Keuangan dan Pengembangan UMKM BP BUMN, Loto Srinaita Ginting, menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai wadah memperkenalkan kekayaan kuliner Nusantara sekaligus mendorong UMKM naik kelas dan bertransformasi digital.
"Melalui dukungan BP BUMN, Danantara Indonesia, dan BUMN pendukung, kita ingin memperluas pasar dan menciptakan UMKM yang produktif di daerah. Kegiatan ini juga mendukung Program Asta Cita Presiden RI untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045," ujarnya.
Sementara itu, Yuda Pratiwi Setiawan, Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Sumut, menyebut JKI 2025 menjadi ajang bagi UMKM lokal memperluas jejaring dan pasar, sekaligus menonjolkan kuliner khas Sumatera Utara maupun Nusantara.
Rangkaian JKI 2025 di Medan diawali sejak Agustus 2025 dengan pelatihan hortikultura bagi 30 UMKM Sumatera Utara.
Pelatihan ini membekali peserta dengan manajemen rantai pasok, budaya inovasi, strategi digital, dan pemasaran produk, khususnya untuk meningkatkan nilai tambah hasil panen.
Dalam kegiatan di Medan, chef Lord Adi memandu cooking class, sementara hiburan akan hadir dari penyanyi Osen Hutasoit dan stand up comedian Joel Purba.
Menurut John Sarjono, Regional CEO BRI Medan, JKI 2025 diharapkan dapat menumbuhkan ekonomi lokal karena kuliner memiliki daya serap pekerja besar, pertumbuhan usaha cepat, dan peluang berkembang luas.
JKI 2025 menjadi bukti nyata kolaborasi pemerintah, BP BUMN, dan BUMN pendukung dalam memperkuat UMKM sebagai tulang punggung ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.*