JAKARTA – Bitcoin kembali menarik perhatian dunia setelah menembus rekor harga tertingginya (all time high) di level $126.000 pada 7 Oktober 2025.
Lonjakan ini semakin menguatkan posisi Bitcoin sebagai aset digital paling populer dan menjadi sorotan para investor maupun trader pemula yang ingin memanfaatkan momentum pasar.
Para analis menyebut, kenaikan harga Bitcoin tidak lepas dari kombinasi faktor adopsi institusi keuangan besar, perubahan regulasi, hingga halving yang terjadi setiap empat tahun, yang secara historis mendorong harga aset digital ini naik.
Baca Juga: Investor Arab Saudi Tertarik Tanam Modal di Proyek Sumber Daya Air RI Bagi pemula yang ingin mulai trading Bitcoin, ada beberapa strategi penting yang perlu diperhatikan:
1. Pahami Penggerak Harga BitcoinTrading Bitcoin berbeda dengan investasi jangka panjang. Trader jangka pendek harus mampu membaca pergerakan harga harian dengan memanfaatkan grafik, indikator teknikal, dan analisis pasar.
Memahami faktor eksternal maupun teknis yang mempengaruhi harga Bitcoin akan membantu trader menghadapi volatilitas pasar.
2. Kendalikan EmosiEmosi kerap menjadi musuh utama trader pemula. Rasa takut ketinggalan (FOMO) saat harga naik dan rasa panik saat harga turun sering berujung pada kerugian.
Oleh karena itu, penting untuk menetapkan target profit, menggunakan stop loss, dan mematuhi rencana trading agar tetap disiplin.
Konsistensi dan strategi yang matang lebih bernilai daripada mengejar keuntungan instan.
3. Manfaatkan Promosi untuk Modal TambahanBagi pemula, memanfaatkan bonus deposit dapat meminimalkan risiko kerugian modal awal.
Sebagai contoh, platform trading XM memberikan bonus deposit hingga $35.000 untuk perayaan ulang tahun ke-15 mereka, berlaku untuk trader baru maupun lama, selama periode 15 Oktober hingga 11 November 2025.
Trader hanya perlu mendaftar dan melakukan trading minimal 2 lot instrumen pilihan, termasuk Bitcoin, untuk memperoleh bonus.