JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada awal perdagangan pekan ini, Senin (27/10).
Berdasarkan data RTI hingga pukul 09.16 WIB, IHSG menguat 18,318 poin atau 0,22 persen ke level 8.290,101 setelah sempat menyentuh posisi tertinggi di 8.354,673.
Sebanyak 318 saham tercatat menguat, sementara 224 saham melemah dan 142 saham stagnan.
Baca Juga: Harga Emas Antam Anjlok Rp23 Ribu per Gram, Tren Aksi Ambil Untung Warnai Pasar Nilai transaksi sementara mencapai Rp3,07 triliun dengan volume perdagangan 4,41 miliar saham, dan frekuensi transaksi sebanyak 356.451 kali. Adapun kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp15.269 triliun.
Kinerja positif IHSG di awal pekan ini turut ditopang oleh penguatan bursa global, terutama dari Amerika Serikat dan Asia.
Pada penutupan perdagangan Jumat (24/10), indeks Dow Jones naik 1,01 persen, S&P 500 menguat 0,79 persen, dan Nasdaq melejit 1,15 persen, setelah muncul sinyal positif bahwa AS dan Tiongkok hampir mencapai kesepakatan terkait perang dagang.
Aksi beli juga terlihat di kawasan Asia. Bursa Kospi Korea Selatan naik 2,50 persen, Hang Seng Hong Kong menguat 0,74 persen, Nikkei Jepang melonjak 1,35 persen, dan Shanghai Composite China naik 0,71 persen.
Memasuki perdagangan pagi ini, Kospi kembali menguat 1,48 persen, dan Nikkei mencatatkan penguatan lanjutan sebesar 1,56 persen, memperkuat sentimen positif di kawasan.
Analis Samuel Sekuritas dalam riset hariannya menyebutkan bahwa IHSG berpotensi melanjutkan penguatan seiring optimisme investor terhadap perkembangan hubungan dagang global serta tren positif pasar regional.
"Menyikapi beragam kondisi tersebut di atas, kami memperkirakan IHSG bergerak menguat, didorong sentimen positif pasar AS dan regional," tulis Samuel Sekuritas dalam risetnya, Senin (27/10).
Sementara itu, nilai tukar rupiah juga dibuka menguat terhadap dolar Amerika Serikat pada pagi ini, berada di level Rp16.602 per USD, menambah keyakinan pelaku pasar terhadap stabilitas ekonomi domestik di awal pekan.*
(M/006)