JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup pekan ini dengan penguatan 4,5% di level 8.271,72, dibandingkan penutupan pekan sebelumnya di 7.915,65.
Kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) turut meningkat menjadi Rp15.234 triliun dari Rp14.746 triliun, meski rata-rata volume dan nilai transaksi harian mengalami penurunan.
Menurut P.H. Sekretaris Perusahaan BEI, Aulia Noviana Utami Putri, rata-rata volume transaksi harian melemah 19,7% menjadi 30,47 miliar lembar saham, sementara rata-rata nilai transaksi harian turun 18,85% menjadi Rp22,28 triliun.
Baca Juga: IHSG Dibuka Menguat ke 8.294, Investor Tunggu Data Inflasi AS Di sisi lain, investor asing mencatatkan nilai beli bersih sebesar Rp1,15 triliun pada Jumat (24/10/2025), meski sepanjang tahun 2025 terjadi nilai jual bersih asing Rp47,31 triliun.
Meskipun IHSG menguat, sejumlah saham tercatat mengalami koreksi tajam dan masuk daftar top losers pekan ini.
PT Dwi Guna Laksana Tbk. (DWGL) menjadi saham dengan penurunan terdalam, terdepresiasi 44,97% dari Rp865 per saham menjadi Rp476 per saham.
Selain DWGL dan MLPT, saham GPSO, DADA, TFAS, GZCO, PSAB, MBTO, ARCI, dan HRTA juga mencatat koreksi signifikan.
Penurunan ini terjadi meski sentimen pasar secara keseluruhan menunjukkan optimisme dengan penguatan IHSG pekan ini.
Pergerakan saham-saham ini menjadi perhatian investor, terutama untuk strategi perdagangan jangka pendek dan keputusan alokasi portofolio, mengingat fluktuasi harga yang signifikan di tengah penguatan indeks.*
(bi/a008)