BANDA ACEH -Masjid Nurul Huda di lingkungan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Aceh kembali menyalurkan bantuan sosial berupa paket sembako tahap kedua kepada 13 kepala keluarga (KK) kurang mampu di sekitar kompleks kantor, Sabtu (11/10/2025).
Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi komitmen Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Nurul Huda dalam menerapkan prinsip saldo nol rupiah, yakni memaksimalkan dana kas masjid untuk kegiatan sosial yang langsung menyentuh kebutuhan jamaah dan masyarakat sekitar.
Baca Juga: Dukung Asta Cita Presiden, Humas Polda Aceh Jadi Pilar Komunikasi Pangan Nasional Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Ketua BKM Nurul Huda, Riandi Putra, bersama pengurus lainnya, Fajri, di halaman masjid yang berada di Kompleks BPKP Aceh, Banda Aceh.
Adapun penerima manfaat berasal dari empat gampong di sekitar masjid, yaitu Gampong Lambhuk, Ie Masen, Ilie, dan Beurawe. Setiap keluarga menerima paket sembako berisi 5 kilogram beras, 2 liter minyak goreng, 2 kilogram gula pasir, 2 kaleng susu kental manis, satu papan telur, setengah kardus mi instan, serta tambahan berupa pakaian layak pakai, seragam, dan sepatu sekolah untuk anak-anak.
Dalam sambutannya, Riandi menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari visi masjid sebagai pusat pemberdayaan umat, tidak semata-mata sebagai tempat ibadah.
"Alhamdulillah, ini adalah kegiatan kedua setelah komitmen kami menerapkan saldo masjid nol rupiah.Kami ingin agar dana jamaah yang terkumpul dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat kurang mampu," ujarnya.
Riandi juga mengapresiasi partisipasi para jamaah dan donatur yang telah mendukung penuh terselenggaranya kegiatan sosial ini."Ini adalah bentuk tanggung jawab sosial kami sebagai pengurus masjid terhadap warga sekitar. Terima kasih kepada seluruh jamaah dan para donatur atas kepercayaannya," tambahnya.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Masjid Nurul Huda BPKP Aceh untuk meneguhkan peran masjid sebagai pusat kepedulian sosial dan kemanusiaan, sekaligus memperkuat ikatan antara masjid dan masyarakat di sekitarnya.*