MEDAN — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada awal perdagangan hari ini, Senin (8/9/2025), seiring meningkatnya ekspektasi pasar terhadap pemangkasan suku bunga oleh Bank Sentral Amerika Serikat (The Federal Reserve) pada pertemuan bulan ini.
Pada pukul 09.01 WIB, IHSG tercatat naik 61,71 poin atau menguat 0,78 persen ke level 7.929, mendekati level resistance psikologis 8.000.
Kenaikan ini turut didorong oleh optimisme pasar atas stabilitas ekonomi global dan potensi pemulihan sektor domestik.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), volume transaksi pagi ini mencapai 1,12 miliar saham dengan nilai Rp878 miliar dan frekuensi perdagangan sebanyak 79.748 kali.
Sebanyak 285 saham menguat, 125 saham melemah, dan 235 saham stagnan.
Kenaikan IHSG kali ini disinyalir terdorong oleh meningkatnya probabilitas pemangkasan suku bunga The Fed sebesar 25 basis poin (bps) dalam pertemuan bulan September ini.
Data CME FedWatch mencatat probabilitas tersebut telah mencapai 92 persen, naik signifikan dari pekan sebelumnya, menandakan bahwa pasar semakin yakin akan adanya pelonggaran kebijakan moneter.
"IHSG berada mendekati area resistance 7.900–8.000," tulis tim riset BRI Danareksa Sekuritas, seraya tetap mengingatkan potensi aksi ambil untung (profit taking) jangka pendek.
BRI Danareksa merekomendasikan saham-saham unggulan hari ini, antara lain: BMRI, CPIN, dan SMIL.
MNC Sekuritas
MNC Sekuritas memproyeksikan pergerakan IHSG dalam dua skenario:
- Terbaik: Pelemahan jangka pendek ke area 7.729–7.772, diikuti penguatan kembali ke level 8.008–8.102.