JAKARTA -Di era digital dengan arus informasi cepat dan godaan tren media sosial, banyak orang terjebak dalam gaya hidup konsumtif yang kerap menunda persiapan keuangan jangka panjang, termasuk dana pensiun.
Menyikapi fenomena ini, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui akun edukasi keuangannya, @sikapiuangmu, membagikan sejumlah strategi agar masyarakat bisa lebih bijak dalam mengelola keuangan sejak dini.
Dalam unggahan terbarunya pada Minggu (6/7/2025), OJK menyoroti beberapa kebiasaan yang kerap menjadi penghambat dalam menabung untuk masa tua. Salah satunya adalah FOMO (fear of missing out) terhadap tren gaya hidup yang viral di media sosial.
"Jangan sampai demi tampil gaya, kita justru terjebak dalam utang," tulis OJK dalam unggahan tersebut.
Empat Penghambat Dana Pensiun Versi OJK
FOMO Media Sosial: Terburu-buru mengikuti gaya hidup orang lain tanpa mempertimbangkan kondisi finansial pribadi.
Belanja Impulsif karena Diskon: Membeli barang yang sebenarnya tidak dibutuhkan hanya karena harga promo.
Self-Reward Berlebihan: Memberi hadiah untuk diri sendiri boleh, tapi jika terlalu sering, bisa merusak rencana keuangan.
Panic Buying karena Inflasi: Membeli dalam jumlah besar karena takut harga naik, meski barang belum tentu dibutuhkan.
5 Tips OJK Menyiapkan Dana Pensiun Sejak Dini
OJK menyarankan lima langkah praktis agar masyarakat dapat mempersiapkan masa tua yang lebih tenang dan mandiri:
Autodebit adalah sahabatmu