MEDAN -PT Railink mencatat capaian positif dalam operasional layanan kereta api bersubsidi (Public Service Obligation/PSO) rute Medan–Binjai.
Hingga April 2025, jumlah penumpang telah mencapai 857.113 orang, mencerminkan meningkatnya minat masyarakat terhadap moda transportasi massal yang terjangkau, efisien, dan ramah lingkungan.
Program KA PSO ini merupakan kolaborasi antara PT Railink dan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk memberikan alternatif transportasi publik yang terjangkau bagi masyarakat, serta mendorong perpindahan dari kendaraan pribadi ke angkutan umum guna mengurangi kemacetan dan polusi udara di kawasan perkotaan.
Pilihan Transportasi Rakyat yang Efisien dan Ramah Lingkungan
Layanan KA Srilelawangsa yang melayani relasi Medan – Binjai – Kuala Bingai beroperasi sebanyak 20 perjalanan setiap harinya, dengan waktu tempuh sekitar 22 menit. Dengan tarif subsidi yang sangat terjangkau, yaitu:
Medan – Binjai: Rp5.000
Medan – Kuala Bingai: Rp7.000
Binjai – Kuala Bingai: mulai Rp2.000
Manager Komunikasi Perusahaan PT Railink, Ayep Hanapi, menyampaikan bahwa angka capaian tersebut menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan KA PSO, khususnya KA Srilelawangsa.
"Capaian ini mencerminkan kepercayaan dan kebutuhan masyarakat terhadap layanan KA PSO Srilelawangsa. Kami terus berkomitmen menjaga kualitas pelayanan, ketepatan waktu, serta kenyamanan penumpang," ujar Ayep.