Panitia Seleksi KPK Umumkan 40 Kandidat Lolos Tes Tertulis, Dominasi Aparat Hukum Menjadi Sorotan

Redaksi - Kamis, 08 Agustus 2024 07:54 WIB

JAKARTA  –Panitia Seleksi (Pansel) Komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) baru saja mengumumkan hasil tes tertulis untuk calon komisioner KPK. Dari 236 kandidat yang mengikuti tes, Pansel memutuskan untuk meloloskan hanya 40 orang. Pengumuman ini menyisakan sejumlah pertanyaan dan kekhawatiran di kalangan masyarakat, terutama terkait dominasi kandidat dengan latar belakang aparat penegak hukum.

Menurut data yang dirilis, sekitar 40 persen dari kandidat yang lolos tes tertulis, yakni 16 orang, memiliki latar belakang sebagai aparat penegak hukum, baik yang masih aktif maupun yang sudah purna tugas. Indonesia Corruption Watch (ICW) mencatat fenomena ini sebagai hal yang patut dicurigai.

Tudingan Kecurigaan dan Potensi Konflik Kepentingan

ICW mengungkapkan kekhawatiran bahwa dominasi calon dari kalangan aparat penegak hukum berpotensi mengganggu independensi Pansel dalam proses seleksi. “Ini tentu menimbulkan kecurigaan di tengah masyarakat tentang independensi Pansel dalam bekerja. Potensi keberpihakan yang berlebih pada aparat penegak hukum disinyalir sedang terjadi pada proses seleksi kali ini,” ungkap ICW dalam keterangan tertulisnya.

ICW menyoroti dua poin utama terkait hasil seleksi ini:

Pelanggaran Peraturan Perundang-Undangan: Pansel dinilai berpotensi melanggar Pasal 28D ayat (1) Undang-Undang Dasar 1945 yang mengamanatkan perlakuan sama di hadapan hukum. Jika terbukti ada penekanan pada aparat penegak hukum, hal ini dapat dianggap melanggar ketentuan tersebut.Konflik Kepentingan: Keberadaan aparat penegak hukum di tingkat Komisioner KPK dikhawatirkan akan menimbulkan konflik kepentingan. Pasal 11 UU KPK mengamanatkan bahwa KPK harus memberantas korupsi di lembaga penegak hukum. “Bagaimana penegakan hukum KPK akan objektif jika komisionernya berasal dari lembaga penegak hukum?” tanya ICW.

ICW juga mengingatkan tentang potensi loyalitas ganda bagi kandidat yang berasal dari Polri, Kejaksaan, atau Mahkamah Agung. Menurut mereka, kandidat dengan latar belakang tersebut masih berada di bawah kekuasaan institusi asalnya, yang berpotensi memengaruhi objektivitas dalam penanganan kasus.

Permintaan untuk Mundur dari Institusi Asal

ICW mendesak agar Pansel tidak hanya meminta kandidat untuk menanggalkan jabatan sebelumnya sesuai UU KPK, tetapi juga meminta mereka mundur dari institusi asalnya. “Jika calon-calon dari kalangan penegak hukum memiliki kompetensi yang mumpuni, mengapa mereka tidak diberdayakan di lembaga asalnya?” ungkap ICW.

Tes Selanjutnya dan Evaluasi Rekam Jejak

Menjelang tes lanjutan pada akhir Agustus 2024, ICW menekankan pentingnya penelusuran rekam jejak kandidat. “Pansel harus bertindak aktif mencari dan menelusuri rekam jejak kandidat, terutama bagi mereka yang berasal dari internal KPK. Kami berharap Pansel tidak hanya berdiam diri menunggu informasi, tetapi juga aktif berkoordinasi dengan Dewan Pengawas untuk mengevaluasi catatan etik calon,” pungkas ICW.

Daftar Kandidat Lolos Tes Tertulis

Berikut adalah daftar para calon komisioner KPK yang dinyatakan lulus tes tertulis:

Achmad ZubairAgung SetyaImam EffendiAgus Joko PramonoAhmad Alamsyah SaragihAlbertus UsadaAndi HermanAndi Pangerang MoentaDadang Herli SaputraDidik Agung WidjanarkoDjoko PoerwantoErdiantoFitroh RohcahyantoGiri SuprapdionoGunarwantoHarli SiregarI Nyoman WaraIbnu Basuki WidodoIda BudhiatiImron Rosyadi HamidJohan Budi Sapto PribowoJohanis TanakMichael Rolandi Cesnanta Brata Minanoer RachmanMuhammad YusufNurul GhufronNuryantoPahala NainggolanPoengky IndartiR Benny RiyantoR.Z Panca Putra S.Rakhmad SetyadiRios RahmantoSang Made MahendrajayaSetyo BudiyantoSubagioSudirman SaidSugeng PurnomoVera DiyantyWawan WardianaYanuar Nugroho

Daftar calon Dewan Pengawas KPK:

Achmed SukendroArdilafizaBenny Jozua MamotoBinsar M. GultomBobby Hamzar RafinusChisca MirawatiDody Eko WijayantoEddy P. NasutionEddy YusufEdy KarimElly FarianiElthafGatot DarmastoGusrizalHamdi HassyarbainiHamidah AbdurrachmanHeru Kreshna RezaImam SuharjoIskandar MzJohn DistaKaspudin NorKhairul RizalLiberti SitinjakMaria Margareta Rini PurwandariMatheus Samiaji (M.Samiaji)MirwaziPadma Dewi LimanPanutan Sakti SulendrakusumaRodjai S IrawanSarwono SutiknoSoehermanSri Hadiati Wara KustrianiSugiono EksantosoSuhartantoSumartoyoSumpenoSuryo SularsoTony HartonoWisnu BarotoYeni Andriani

Tes lanjutan, yakni profile assessment, dijadwalkan pada 28-29 Agustus 2024. Pansel KPK juga akan mengumumkan detail seleksi pada 23 Agustus 2024. Pansel mengharapkan tanggapan dari masyarakat mengenai nama-nama peserta seleksi calon pimpinan dan Dewan Pengawas KPK.

(N/014)

Editor
:
Sumber
:

Tag:
KPK

Berita Terkait

Agama

Kawasan SEJALAN Diusulkan Jadi Kampung Kreatif Sumut Berkah, Ini Potensinya

Agama

Atasi Genangan dan Banjir Rob, Pemko Tanjungbalai Normalisasi Drainase

Agama

Baznas Tanjungbalai Siapkan Penyaluran Zakat untuk 2.000 Penerima pada Desember 2026

Agama

Soal Reshuffle Kabinet Prabowo, Pengamat: Beliau Takut Ditinggalkan

Agama

Dadang Hartanto Belum Dilantik Jadi Kapolda Metro, Ini Penjelasan Polri

Agama

2 Hari Jadi Kapolri, Suyudi Ario Seto Mutasi 88 Perwira Polri: Jawab Tantangan Masyarakat