SURABAYA –Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengkonfirmasi bahwa dirinya telah menandatangani pengajuan pengunduran diri Tri Rismaharini dari jabatannya sebagai Menteri Sosial (Mensos). Langkah ini menjadi bagian dari persiapan Risma yang diusung oleh PDI Perjuangan untuk maju dalam kontestasi Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur 2024.
Jokowi mengungkapkan keputusan tersebut setelah membagikan bantuan sosial berupa Bantuan Makanan Kit (BMK) dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) di Pasar Soponyono, Kecamatan Rungkut, Surabaya, pada Jumat pagi. Dalam kesempatan itu, Jokowi mengonfirmasi, “Sudah mengajukan kemunduran diri dan sudah saya tanda tangani kemunduran dirinya, ya,” ungkapnya.
Tri Rismaharini, yang saat ini merupakan Menteri Sosial, telah memutuskan untuk mengundurkan diri dari jabatannya setelah mendapat dukungan dari PDI Perjuangan untuk maju sebagai calon gubernur dalam Pilgub Jatim 2024. Ia akan berpasangan dengan Zahrul Azhar Asumta, yang dikenal dengan nama Gus Hans. Keputusan Risma untuk mundur dari posisinya sebagai Mensos adalah langkah strategis dalam upayanya untuk fokus pada kampanye politiknya.
Perjalanan Spiritual dan Persiapan Kampanye
Sebelum mengajukan pengunduran diri, Risma bersama dengan Gus Hans melakukan ziarah ke makam Sunan Ampel di Kecamatan Semampir, Surabaya pada Kamis, 5 September 2024. Dalam kunjungan tersebut, keduanya duduk di makam Sunan Ampel dan memanjatkan doa bersama selama beberapa menit. Kegiatan ini tampaknya menjadi bagian dari ritual dan persiapan spiritual mereka sebelum memulai kampanye politik.
Setelah berdoa, Risma dan Gus Hans keluar dari area makam dan langsung disambut oleh pengunjung makam. Banyak pengunjung yang antusias meminta untuk berjabat tangan dan berfoto bersama pasangan calon tersebut, menandakan tingkat popularitas mereka di kalangan masyarakat setempat.
Langkah Strategis Menuju Pilgub Jatim 2024
Keputusan Risma untuk mundur dari jabatan menteri dan fokus pada pencalonannya dalam Pilgub Jatim menunjukkan komitmennya untuk memberikan perhatian penuh terhadap kompetisi politik yang akan datang. Dukungan PDI Perjuangan untuk Risma dan Gus Hans diharapkan dapat memberikan dorongan signifikan dalam upaya mereka meraih kursi kepemimpinan di Jawa Timur.
PDI Perjuangan, partai yang mengusung Risma, telah menunjukkan dukungan penuh terhadap pasangan ini dengan mengandalkan pengalaman dan reputasi Risma sebagai mantan Wali Kota Surabaya serta Gus Hans yang dikenal sebagai tokoh berpengaruh di komunitas.
Persiapan Pilgub Jatim dan Pengaruh Terhadap Masyarakat
Pilgub Jatim 2024 diperkirakan akan menjadi salah satu kontestasi yang menarik dengan berbagai calon kuat yang terlibat. Keterlibatan Risma dan Gus Hans membawa dinamika baru dalam politik Jawa Timur, mengingat popularitas dan pengalaman politik Risma yang sudah teruji.
Sementara itu, pengunduran diri Risma dari jabatannya sebagai Mensos menandai perubahan signifikan dalam struktur pemerintahan saat ini. Hal ini juga memberikan peluang bagi Jokowi untuk menunjuk pengganti yang akan melanjutkan tugas-tugas penting dalam kementerian sosial.
Dengan persiapan yang matang dan dukungan yang solid, Risma dan Gus Hans siap menghadapi tantangan politik yang akan datang, sementara masyarakat Jatim menantikan kampanye mereka dan program-program yang akan mereka tawarkan untuk masa depan daerah tersebut.(N/014)