JAKARTA - Rukun iman dan rukun Islam merupakan dua fondasi utama dalam ajaran Islam yang saling melengkapi. Rukun iman berkaitan dengan keyakinan yang harus dimiliki seorang muslim, sedangkan rukun Islam mencakup lima dasar ibadah dan amalan yang wajib dijalankan.
Memahami keduanya penting bagi umat Islam agar dapat memperkuat keimanan sekaligus menjalankan kewajiban agama dalam kehidupan sehari-hari.
6 Rukun Iman dan Pengertiannya Baca Juga: Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim Batubara Bersilaturahmi Bersama Jemaah Haji Kota Tanjungbalai Rukun iman berjumlah enam. Dasarnya antara lain hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Muslim, yang menjelaskan bahwa iman mencakup kepercayaan kepada Allah, malaikat, kitab-kitab, rasul, hari akhir, serta takdir baik dan buruk.
Berikut enam rukun iman beserta penjelasannya:
1. Iman kepada Allah SWT
Beriman kepada Allah berarti meyakini dengan sepenuh hati bahwa Allah adalah Tuhan Yang Maha Esa dan tidak memiliki sekutu. Keyakinan ini mencakup kepercayaan bahwa Allah merupakan pencipta alam semesta, hanya Allah yang berhak disembah, serta meyakini nama dan sifat-Nya yang sempurna.2. Iman kepada malaikat
Rukun iman kedua adalah meyakini keberadaan malaikat sebagai makhluk ciptaan Allah yang senantiasa taat menjalankan perintah-Nya. Dalam ajaran Islam, malaikat memiliki tugas masing-masing sesuai ketetapan Allah.
3. Iman kepada kitab-kitab Allah
Umat Islam wajib meyakini kitab-kitab yang diturunkan Allah kepada para rasul sebagai pedoman bagi manusia. Kitab Taurat diturunkan kepada Nabi Musa AS, Zabur kepada Nabi Daud AS, dan Injil kepada Nabi Isa AS. Sementara itu, Al-Qur'an diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW sebagai kitab terakhir dan pedoman bagi umat Islam.
4. Iman kepada rasul-rasul Allah
Beriman kepada rasul berarti meyakini bahwa mereka merupakan manusia pilihan yang diutus Allah untuk menyampaikan risalah-Nya. Dalam pembelajaran dasar agama Islam, terdapat 25 nabi dan rasul yang lazim diketahui oleh umat Islam, mulai dari Nabi Adam AS hingga Nabi Muhammad SAW.