JAKARTA – Kematian merupakan kepastian yang akan dialami setiap makhluk hidup.
Dalam ajaran Islam, umat dianjurkan untuk selalu mengingat kematian sekaligus mempersiapkan diri dengan memperbanyak amal kebaikan.
Rasulullah SAW juga mengingatkan pentingnya mengingat kematian sebagai bagian dari kecerdasan seorang mukmin.
Baca Juga: Sumatera dalam Sejarah Islam Nusantara, Benarkah Jadi Pintu Awal Masuknya Islam? "Wahai Rasulullah SAW, orang beriman manakah yang paling terbaik?" beliau menjawab: "yang paling banyak akhlaknya." Orang ini kemudian bertanya lagi, "Lalu orang beriman manakah yang paling berakal (cerdas)?" beliau menjawab: "Yag paling banyak mengingat kematian dan paling baik persiapannya setelah kematian dan merekalah yang berakal." (HR Ibnu Majah).
Mengingat kematian bukan hanya tentang rasa takut, tetapi juga menjadi pengingat agar manusia menggunakan waktu yang dimiliki untuk memperbaiki diri dan memperbanyak amal.
Berikut tujuh amalan yang dapat dilakukan sebagai bentuk persiapan menghadapi kematian.1. Memperbanyak Taubat
Taubat menjadi salah satu cara untuk memperbaiki diri.
Umat Islam dianjurkan segera memohon ampunan kepada Allah SWT dengan menyesali dosa, meninggalkannya, serta bertekad untuk tidak mengulanginya.
Taubat juga menjadi momentum untuk memperbaiki kehidupan dan meningkatkan ketaatan kepada Allah SWT.
2. Menjaga Salat dan Memperbanyak Ibadah
Salat lima waktu merupakan kewajiban yang perlu dijaga dan dilaksanakan secara konsisten.
Selain salat wajib, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak ibadah sebagai bekal kehidupan akhirat.