JAKARTA — Mengumandangkan dan mendengarkan adzan merupakan salah satu momen penting dalam ibadah umat Islam.
Selain menjadi penanda masuknya waktu salat, waktu setelah adzan juga dapat dimanfaatkan umat Islam untuk berdoa dan berzikir.
Membaca doa maupun berzikir ketika mendengar panggilan muazin hukumnya sunnah.
Baca Juga: Syaitan Tak Selalu Menakutkan, Keburukan Bisa Dibuat Terlihat Indah Imam an-Nawawi dalam kitab al-Adzkar menjelaskan bahwa setiap muslim disunnahkan menirukan lafaz yang diucapkan muazin.
Namun, terdapat beberapa bacaan khusus ketika muazin mengumandangkan lafaz tertentu, termasuk saat adzan Subuh.
Bacaan Menjawab Hayya 'Alal Falah
Ketika muazin mengumandangkan kalimat hayya 'alal falah yang berarti ajakan menuju kemenangan, umat Islam tidak dianjurkan menirukan lafaz tersebut.
Sebaliknya, disunnahkan membaca:
لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِLā haula wa lā quwwata illā billāh.
Artinya: "Tiada daya upaya dan kekuatan melainkan hanya dengan kehendak Allah."
Bacaan Saat Adzan Subuh
Adzan Subuh memiliki tambahan lafaz ash-shalatu khairum minan nawm yang berarti salat itu lebih baik daripada tidur.