JAKARTA - Aksi promosi sebuah brand minuman keras (miras) di festival musik The Sounds Project menjadi sorotan publik.
Brand Newport disebut menggelar tantangan hafalan Surat Ad-Dhuha dengan hadiah minuman keras pada Minggu, 9 Agustus 2026.
Video aksi tersebut diunggah oleh akun media sosial Newport @newport.tanpabatas dan kemudian dibagikan oleh akun media sosial Newport.
Baca Juga: Kasus Korupsi Smartboard Tebing Tinggi: Eks Kadisdik Dituntut 9,5 Tahun Penjara, Wajib Bayar Uang Pengganti Rp3,2 Miliar Dalam video itu, seorang pengunjung perempuan terlihat melafalkan Surat Ad-Dhuha di depan stan Newport untuk mendapatkan hadiah.
Suasana di sekitar stan terdengar riuh.
Setelah pengunjung tersebut menyelesaikan bacaannya, terdengar suara tawa dan sorakan dari pembawa acara serta staf yang berada di lokasi.
Video tersebut kemudian viral dan menuai kecaman dari sejumlah netizen.
Kritik terutama diarahkan terhadap penggunaan ayat Al-Qur'an dalam aktivitas promosi minuman keras.
Sejumlah netizen bahkan menyerukan pemboikotan terhadap produk brand tersebut.
Setelah video itu menjadi sorotan, MC booth Newport memberikan klarifikasi.
Ia menyatakan kegiatan tersebut merupakan aksi spontan dari audiens dan tidak berkaitan dengan pihak Newport.
"Saya Ega selalu MC booth Newport pada Minggu, 9 Agustus 2026, memohon maaf atas kejadian yang terjadi saat acara berlangsung kejadian tersebut merupakan aksi spontan audiens dan tidak terkait dengan pihak Newport. Mohon maaf atas kegaduhan yang terjadi," tulisnya di media sosial.