PT NH Bergandeng Tangan dengan Pemerintah Atasi Longsor di Lontung Dolok!

Redaksi - Jumat, 11 Oktober 2024 03:47 WIB

SUMUT -Longsor besar terjadi di Kecamatan Pahae Julu, Kabupaten Tapanuli Utara, tepatnya di Desa Lontung Dolok, yang terletak di jalur Jalan Lintas Sumatera. Bencana alam ini menutup akses jalan dan mengakibatkan lumpuhnya arus lalu lintas di wilayah tersebut. Menanggapi hal ini, berbagai pihak terkait seperti Camat, Kapolsek, Danramil, serta PT NH segera turun tangan untuk mengatasi situasi darurat ini.

Menurut laporan dari warga setempat, longsor terjadi akibat curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Pahae Julu selama beberapa hari terakhir. Material tanah dan bebatuan menutupi hampir seluruh badan jalan, sehingga sangat menghambat aktivitas warga serta transportasi. Muspika setempat, yang terdiri dari Camat, Kapolsek, dan Danramil, bersama-sama melakukan koordinasi cepat untuk menanggulangi bencana ini. Mereka memobilisasi personel guna membantu proses evakuasi dan penanganan material longsor.

Selain itu, PT NH juga turut serta berperan aktif dalam penanganan bencana ini dengan mengerahkan alat berat guna mempercepat proses pembersihan material longsor yang menutupi jalan. Langkah ini dinilai sangat membantu, mengingat ukuran longsoran yang cukup besar sehingga sulit ditangani dengan tenaga manusia saja.

Kepala Desa Lontung Dolok, Budi Panjaitan, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya kepada semua pihak yang terlibat dalam penanganan bencana ini, terutama kepada Muspika dan PT NH. “Kami sangat berterima kasih kepada Camat, Kapolsek, Danramil, dan juga PT NH yang bergerak cepat dalam membantu desa kami. Langkah yang mereka ambil sangat berarti bagi masyarakat Lontung Dolok. Saya pribadi sangat bangga dengan kepedulian PT NH yang selalu siap berperan aktif dalam berbagai situasi darurat di daerah ini,” ujar Budi Panjaitan.

Menurutnya, kehadiran PT NH dengan alat beratnya membuat penanganan longsor lebih cepat dan efektif. Ia juga berharap kerjasama yang baik antara pemerintah dan pihak swasta ini terus berlanjut di masa depan untuk menghadapi berbagai tantangan, terutama bencana alam yang sering terjadi di wilayah pegunungan seperti Pahae Julu.

Saat ini, upaya pembersihan jalan terus dilakukan. Meski proses penanganan sedang berlangsung, arus lalu lintas perlahan mulai pulih dengan diterapkannya sistem buka-tutup di sekitar lokasi longsor. Masyarakat pun diimbau untuk tetap berhati-hati dan waspada terhadap kemungkinan longsor susulan, mengingat kondisi cuaca yang masih belum menentu.

Kolaborasi cepat antara Muspika dan PT NH ini membuktikan bahwa kepedulian dan gotong royong antara pemerintah dan swasta dapat mempercepat penanganan bencana, serta meminimalkan dampak yang ditimbulkan bagi masyarakat setempat.

(N/014)

Editor
:
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Agama

Sepekan Berlalu, 15 Siswa Korban Dugaan Keracunan MBG di Berastagi Masih Dirawat

Agama

Ngaku Polisi, Pria di Medan Diduga Rudapaksa Remaja di Bangunan Kosong dan Curi Ponsel Korban

Agama

Rico Waas Apresiasi Pameran Foto “Prahara Pulau Emas”: Foto Jurnalistik Bisa Ciptakan Harapan

Agama

Dua Nama Mengerucut di Musda Demokrat Sumut, Mikhael Siregar Sarankan Lokot Nasution Ikhlas

Agama

Komisi V DPR Sebut Indonesia Darurat Angkutan Laut: 601 Kecelakaan Kapal Terjadi hingga Agustus 2026, 203 Orang Masih Hilang

Agama

Eks Kakanwil Pajak Jakarta Khusus Ditahan KPK, Diduga Terima Gratifikasi Rp20,7 Miliar