BANDA ACEH – Shalat bukan hanya menjadi kewajiban bagi setiap Muslim, tetapi juga mengandung berbagai hikmah, termasuk manfaat bagi kesehatan tubuh dan ketenangan jiwa.
Pesan itu disampaikan Ustaz dr. Al-Bukhari dalam Pengajian Rutin Ahad Subuh yang digelar di Masjid Taqwa Muhammadiyah Banda Aceh, Minggu, 12 Juli 2026.
Dalam tausiyahnya yang bertajuk "Rahasia Kesehatan di Balik Gerakan Shalat", Ustaz dr. Al-Bukhari menegaskan bahwa shalat merupakan ibadah paling agung setelah syahadat dan menjadi tiang agama.
Baca Juga: Jangan Berlebihan! 5 Jenis Makanan Ini Diam-Diam Bisa Melemahkan Daya Tahan Tubuhmu Ia mengutip sabda Rasulullah SAW, "Pokok segala urusan adalah Islam, tiangnya adalah shalat, dan puncaknya adalah jihad di jalan Allah." (HR. Tirmidzi).
Menurutnya, shalat bukan sekadar rangkaian gerakan fisik, tetapi ibadah yang melibatkan hati, pikiran, lisan, dan seluruh anggota tubuh sebagai bentuk penghambaan kepada Allah SWT.
Mengutip firman Allah dalam Surah Al-'Ankabut ayat 45, ia menjelaskan bahwa tujuan utama shalat adalah mendekatkan diri kepada Allah SWT serta membentuk akhlak yang mulia.
Adapun manfaat kesehatan merupakan salah satu hikmah yang Allah karuniakan kepada hamba-Nya.
Dalam ceramah tersebut, Ustaz dr. Al-Bukhari menguraikan hikmah kesehatan dari setiap rangkaian gerakan shalat.
Ia menjelaskan bahwa wudhu yang dilakukan sebelum shalat membantu menjaga kebersihan anggota tubuh yang paling sering terpapar lingkungan, seperti wajah, tangan, kepala, telinga, dan kaki.
Dari sisi medis, sentuhan air pada bagian tubuh tersebut dapat memberikan efek menyegarkan sekaligus membantu relaksasi karena banyaknya ujung saraf sensorik.
Pada gerakan takbiratul ihram dan berdiri, otot bahu, lengan, serta dada ikut bergerak sehingga membantu menjaga kelenturan persendian.
Sementara bacaan shalat yang dilakukan secara perlahan dan tartil membuat pola pernapasan menjadi lebih teratur dan membantu tubuh lebih rileks.