Pelantikan Prabowo-Gibran: Momen Strategis bagi Kepercayaan Investor

Redaksi - Minggu, 20 Oktober 2024 10:43 WIB

JAKARTA –Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi PAN, Eddy Soeparno, menyatakan keyakinannya bahwa pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, akan memberikan dampak positif bagi kepercayaan investor terhadap pemerintah Indonesia. Dalam keterangannya pada Minggu (20/10/2024), Eddy menegaskan bahwa pelantikan ini bukan hanya sekadar pergeseran kekuasaan, tetapi juga sebuah ajang pembuktian bahwa demokrasi di Indonesia berjalan dengan baik.

Eddy menjelaskan bahwa proses politik pemilu telah berlangsung dengan lancar tanpa adanya perpecahan atau gesekan yang berarti. “Indonesia membuktikan kepada dunia bahwa demokrasi di negara dengan lebih dari 270 juta penduduk dapat dilaksanakan dengan baik,” ujarnya. Keberhasilan transisi dari pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) ke Prabowo, menurut Eddy, menunjukkan bahwa proses demokrasi di Indonesia berjalan mulus dan stabil.

Dia optimis bahwa pelantikan ini akan menarik perhatian investor asing. “Pesan pemilu damai dan transisi demokrasi yang smooth menjadi indikator penting bagi dunia usaha dan para investor yang telah dan akan menanamkan modalnya di Indonesia,” tambahnya. Pelantikan ini, menurutnya, adalah momen strategis untuk meningkatkan kepercayaan investor terhadap perekonomian Indonesia.

Eddy menekankan pentingnya transisi pemerintahan yang lancar untuk para pelaku bisnis. Dia berharap bahwa Indonesia dapat membuktikan diri sebagai negara yang terbuka untuk berbisnis. “Kita punya target mengejar pertumbuhan 8 persen dan take off menjadi negara maju. Kuncinya adalah menjaga kepercayaan pelaku usaha dan investor dengan membuktikan bahwa Indonesia is open of business,” jelasnya.

Sebagai Wakil Ketua Umum PAN, Eddy juga mendorong pemerintah untuk memberikan perhatian khusus kepada industri pengolahan. “Kehadiran industri penting karena akan menyerap lebih banyak tenaga kerja formal dan terdidik, sebagai salah satu syarat untuk menghindari jebakan middle income trap,” tambahnya.

Dalam konteks yang lebih luas, Eddy yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Investment Banking Merrill Lynch Asia Pacific, mengingatkan bahwa pelaku bisnis dan investor tidak hanya akan berhenti pada pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih, tetapi juga akan memperhatikan kebijakan-kebijakan yang pro-investasi di masa mendatang.

Eddy juga menyoroti pentingnya prinsip keberlanjutan dalam pembangunan perekonomian nasional. “Hari-hari ini, aspek keberlanjutan (sustainability) menjadi syarat dan standar yang dianggap penting oleh pelaku bisnis global. Itu yang akan terus kami dorong dari Pimpinan MPR RI sebagai target SDGs serta aktualisasi nilai Pancasila dan implementasi Konstitusi untuk menjaga dan merawat lingkungan hidup kita,” ungkapnya.

Dengan semua harapan dan penekanan pada kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha, pelantikan Prabowo dan Gibran diharapkan menjadi awal yang baik untuk memajukan Indonesia di kancah global, serta memperkuat kepercayaan investor yang selama ini menjadi pilar penting bagi pertumbuhan ekonomi negara.

(N/14)

Editor
:
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Agama

Drama 4 Gol di Hanoi Vietnam Pastikan Gelar Juara Piala AFF 2026 Usai Redam Thailand

Agama

Siap-siap Beli LPG 3 Kg Bakal Diatur Pakai Sistem Desil, Nggak Bisa Asal Comot Lagi

Agama

Kejutan di PN Medan! 2 Terdakwa Korupsi MFF 2024 Lolos dari Hukuman, Eks Kadis Justru Diganjar 4 Tahun Penjara

Agama

Publik Belum Hilang Harapan Tapi Mulai Kritis! Survei Tempo Ungkap 52 Persen Warga Nilai Indonesia di Jalur Benar

Agama

Ngaku Cukup Lama di NTT, Prabowo Sentil Kebiasaan Bakar Hutan dan Siapkan Gerakan Pembibitan Raksasa

Agama

Tegas! Menhut Raja Juli Ancam Cabut SK Perhutanan Sosial Kalau Lahan Warga Jadi Sumber Karhutla