JAKARTA - Amal kebaikan dalam Islam tidak hanya dinilai dari banyaknya perbuatan baik yang dilakukan seseorang.
Lebih dari itu, kualitas niat dan sikap setelah beramal juga menjadi faktor penting yang menentukan apakah pahala tetap terjaga atau justru hilang.
Sejumlah perbuatan yang kerap dianggap sepele ternyata dapat menghapus nilai amal di sisi Allah SWT.
Baca Juga: Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Rico Waas Tegaskan Nilai Pancasila Harus Hidup dalam Pelayanan Publik Karena itu, umat Islam dianjurkan untuk senantiasa menjaga hati dan perilaku agar amal ibadah yang telah dilakukan tidak menjadi sia-sia.
Berikut lima perbuatan yang perlu dihindari:
Riya' atau Pamer Amal
Riya' merupakan sikap memperlihatkan ibadah atau kebaikan kepada orang lain dengan tujuan mendapatkan pujian dan pengakuan.
Dalam Islam, riya' termasuk penyakit hati yang berbahaya karena dapat merusak keikhlasan.
Ketika niat beramal tidak lagi semata-mata karena Allah SWT, maka pahala dari amal tersebut terancam hilang.
Riya' sering kali muncul secara halus dan tidak disadari, sehingga setiap Muslim dianjurkan untuk terus mengevaluasi niatnya.Mengungkit-Ungkit Pemberian
Sedekah dan bantuan kepada sesama merupakan amalan yang sangat dianjurkan.
Namun, pahala dari perbuatan tersebut dapat berkurang bahkan hilang jika disertai sikap mengungkit-ungkit pemberian.