JAKARTA – Dalam ajaran Islam, rezeki tidak hanya diukur dari jumlah harta atau besarnya penghasilan yang dimiliki seseorang.
Lebih dari itu, keberkahan menjadi unsur penting yang menentukan apakah rezeki tersebut membawa kebaikan atau justru sebaliknya.
Banyak orang beranggapan bahwa kekayaan identik dengan kebahagiaan.
Baca Juga: Momentum Idul Adha dan Hari Tasyrik: Ajakan Memperkuat Takwa dan Silaturahmi Namun dalam kenyataannya, tidak sedikit individu yang memiliki harta melimpah tetapi hidup dalam kegelisahan.
Kondisi ini sering dikaitkan dengan rezeki yang belum atau tidak mendapatkan keberkahan.
Berikut sejumlah ciri rezeki yang tidak berkah menurut pandangan Islam:
1. Harta Banyak tetapi Hati Tidak Tenang
Salah satu tanda yang kerap disebut adalah melimpahnya harta yang tidak diiringi ketenangan batin.
Seseorang mungkin memiliki rumah mewah, kendaraan mahal, atau usaha yang berkembang pesat, namun hidupnya dipenuhi kecemasan, ketakutan, dan tekanan yang berkepanjangan.
Dalam Islam, ketenangan hati merupakan salah satu bentuk nikmat yang tidak dapat diukur dengan materi.
2. Sulit Bersyukur dan Selalu Merasa Kurang
Rezeki yang berkah biasanya melahirkan rasa cukup atau qanaah.