BANDA ACEH — Majelis Al-Qur'an dinilai sebagai salah satu majelis paling mulia dalam Islam karena merupakan warisan langsung dari Nabi Muhammad SAW.
Hal itu disampaikan Ustaz Zaky Mubarak Lc., M.A dalam pengajian rutin Sabtu Subuh di Masjid Tgk Jakfar Hanafiah, Kampus Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha) Banda Aceh, Sabtu, 23 Mei 2026.
Dalam ceramahnya, Zaky menegaskan bahwa kemuliaan Nabi Muhammad SAW bukan berasal dari kedudukan duniawi, melainkan karena beliau menerima wahyu dari Allah SWT.
Baca Juga: Ketua Ombudsman Nonaktif Hery Susanto Diperiksa Majelis Etik usai Jadi Tersangka Korupsi Karena itu, umat Islam yang berkumpul untuk membaca, mempelajari, dan mentadabburi Al-Qur'an disebutnya sedang menghidupkan warisan kenabian.
Ia mengutip firman Allah dalam QS. Al-Kahfi ayat 110: "Katakanlah, sesungguhnya aku ini hanyalah manusia seperti kalian yang diberikan wahyu kepadaku."
Menurutnya, majelis Al-Qur'an tidak hanya menjadi tempat membaca ayat, tetapi juga ruang pembinaan ilmu, akhlak, dan spiritualitas umat.
Zaky juga mengutip hadis Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan Muslim, bahwa setiap kaum yang berkumpul di rumah Allah untuk membaca dan mempelajari Al-Qur'an akan mendapatkan ketenangan, rahmat, dikelilingi malaikat, serta disebut oleh Allah di hadapan para malaikat.
Ia menjelaskan, hadis tersebut mengandung empat keutamaan besar, yakni turunnya ketenangan jiwa, turunnya rahmat Allah, kehadiran malaikat, serta penyebutan nama-nama peserta majelis oleh Allah SWT.
"Ketenteraman sejati tidak datang dari harta, tetapi dari majelis Al-Qur'an," ujar Zaky dalam ceramahnya.
Ia menambahkan, penggunaan bentuk kata kerja lampau dalam hadis tersebut menunjukkan kepastian janji Allah, sehingga ketenangan itu benar-benar akan turun kepada mereka yang menghadiri majelis Al-Qur'an.
Dalam kesempatan itu, ia juga mengingatkan agar masjid tidak hanya ramai pada kegiatan seremonial, tetapi juga hidup dengan kajian Al-Qur'an dan majelis ilmu secara berkelanjutan.
Menurutnya, semakin hidup majelis Al-Qur'an di tengah masyarakat, semakin besar pula keberkahan yang hadir dalam kehidupan umat.