BANDA ACEH – Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Ustaz Muharrir Asy'ari mengajak umat Islam memperkuat ketakwaan, memperbanyak amal ibadah, serta meneladani keikhlasan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail dalam menjalankan perintah Allah SWT.
Pesan tersebut disampaikan dalam pengajian Sabtu Subuh di Masjid Tgk Jakfar Hanafiah, Kampus Universitas Muhammadiyah Aceh, Sabtu (16/5/2026).
Dalam tausiyahnya, Rektor UMMAH Bireuen itu menjelaskan bahwa Iduladha bukan sekadar momentum penyembelihan hewan qurban, tetapi juga sarana meningkatkan kualitas iman dan kepedulian sosial.
Baca Juga: Polres Binjai Ringkus 3 Pengedar Narkoba dalam Sehari, Sabu dan Ekstasi Disita "Iduladha mengajarkan bahwa cinta kepada Allah harus lebih besar daripada cinta kepada harta, jabatan, bahkan diri sendiri. Qurban bukan hanya menyembelih hewan, tetapi juga menyembelih sifat egois dan cinta dunia yang berlebihan," ujar Muharrir Asy'ari.
Ia juga mengingatkan pentingnya memperbanyak ibadah sunnah menjelang Iduladha, seperti puasa Arafah, dzikir, takbir, tahlil, tahmid, hingga menjaga shalat sunnah dan amal saleh lainnya.
Dalam ceramahnya, Muharrir turut mengutip sejumlah hadis Rasulullah SAW mengenai keutamaan puasa Arafah yang dapat menghapus dosa setahun sebelumnya dan setahun yang akan datang.
Selain itu, jamaah juga diingatkan mengenai keutamaan pelaksanaan Shalat Iduladha yang hukumnya sunnah muakkadah. Umat Islam dianjurkan mandi, memakai pakaian terbaik, menggunakan wewangian, serta memperbanyak takbir sebelum menuju lokasi shalat Id.
Muharrir juga menjelaskan hukum dan adab pelaksanaan qurban sesuai syariat Islam. Menurutnya, hewan qurban harus sehat, cukup umur, serta disembelih pada waktu yang telah ditentukan dengan niat ikhlas karena Allah SWT.
"Islam mengajarkan ihsan bahkan kepada hewan sembelihan. Karena itu, penyembelihan harus dilakukan dengan cara yang baik dan penuh kasih," katanya.
Ia berharap momentum Iduladha tahun ini dapat memperkuat ukhuwah Islamiyah, kepedulian sosial, dan semangat berbagi kepada sesama di tengah masyarakat.
"Semoga Allah menerima ibadah qurban kita dan menjadikan Iduladha sebagai momentum memperkuat ketakwaan dan persaudaraan umat," tutupnya.*
(dh)