ISLALE 2024 Unimed: Transformasi Pendidikan melalui Teknologi dan Kewirausahaan di Era Digital

BITVonline.com - Kamis, 07 November 2024 13:16 WIB

Warning: getimagesize(https://bitvonline.com/cdn/uploads/images/2024/11/WhatsApp-Image-2024-11-06-at-17.55.27-1024x684-1.jpeg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u604751480/domains/bitvonline.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u604751480/domains/bitvonline.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u604751480/domains/bitvonline.com/public_html/amp/detail.php on line 172

Medan– Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Medan (Unimed) sukses menyelenggarakan acara The 6th International Seminar of Language, Arts, Literature, and Education (ISLALE 2024), yang bertempat di Emeral Garden International Hotel, Medan. Seminar ini mengangkat tema besar “Global Trends: Transforming Language, Arts, Education to Entrepreneurship in the Digital Era” dan menghadirkan sejumlah pembicara terkemuka dari dalam dan luar negeri, di antaranya Prof. Dr. Syawal Gultom, M.Pd. (Unimed), Prof. Toni Dobinson (Curtin University, Australia), Dr. Matthias Prikoszovits (Paderborn University, Germany), dan Dr. Norfarizah Mohd Bakhir (Universiti Sains Malaysia, Malaysia).

Rektor Unimed, Prof. Baharuddin, dalam sambutannya menegaskan bahwa tujuan dari seminar ini adalah untuk membuka ruang diskusi dan kemitraan yang konstruktif dalam menghadapi dampak kemajuan teknologi terhadap bahasa, seni, pendidikan, dan kewirausahaan di era digital. Menurutnya, seminar ini sangat relevan dengan perkembangan zaman yang terus berubah pesat, terutama dalam merancang pendekatan pendidikan berbasis teknologi.

Prof. Baharuddin menjelaskan bahwa seminar ini juga berfokus pada pengembangan pendidikan yang berbasis pada Outcome-Based Education (OBE), yang menekankan pada pencapaian kompetensi dan hasil belajar yang jelas bagi para siswa. Dalam konteks era digital, OBE diharapkan dapat memanfaatkan teknologi untuk merancang kurikulum yang fleksibel dan adaptif, serta dapat disesuaikan dengan kebutuhan individu. Ini adalah salah satu langkah penting dalam menghadapi tantangan pendidikan di masa depan, yang semakin dipengaruhi oleh kemajuan teknologi.

“Tujuan dari implementasi OBE di era digital adalah untuk memastikan bahwa setiap individu tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga keterampilan yang relevan dengan perkembangan industri dan teknologi,” kata Rektor Unimed.

Seminar ini juga bertujuan untuk menyajikan praktik terbaik dalam mengintegrasikan teknologi dengan pendidikan bahasa, seni, dan sastra. Dalam sesi diskusi, para narasumber berbagi pengalaman dan strategi inovatif yang dapat diadopsi dalam pendidikan untuk menghadapi tantangan global. Hal ini sangat penting mengingat cepatnya transformasi digital yang terjadi di berbagai sektor kehidupan, termasuk di bidang pendidikan.

Rektor Unimed berharap, melalui seminar ini, para peserta dapat memperoleh wawasan berharga yang tidak hanya memperkaya pengetahuan akademis, tetapi juga membuka peluang untuk mengembangkan kewirausahaan di kalangan generasi muda.

Salah satu fokus utama dari seminar ini adalah pentingnya menghubungkan pendidikan dengan aspek kewirausahaan, terutama di era digital. Transformasi teknologi membuka peluang bagi individu untuk mengembangkan keterampilan dan kreativitas yang bisa berujung pada penciptaan inovasi bisnis. Dengan demikian, pendidikan tidak hanya berfungsi untuk mencetak individu yang cerdas secara akademis, tetapi juga yang memiliki jiwa kewirausahaan yang kuat dan adaptif terhadap perubahan zaman.

“Sebagai akademisi dan pendidik, kita memiliki peran strategis dalam mempersiapkan generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga kreatif dan mampu menghadapi tantangan serta memanfaatkan peluang di era digital ini,” tambah Prof. Baharuddin.

Seminar ISLALE 2024 diharapkan menjadi batu loncatan dalam menciptakan pendidikan yang tidak hanya relevan dengan kebutuhan zaman, tetapi juga proaktif dalam menyikapi dinamika global. Dengan menghubungkan teknologi, bahasa, seni, dan kewirausahaan, seminar ini diharapkan dapat menciptakan pendekatan-pendekatan baru yang lebih adaptif dan inovatif dalam menghadapi tantangan di dunia pendidikan yang semakin digital.

Rektor Unimed juga berharap agar hasil diskusi dari seminar ini dapat menjadi bahan masukan yang berharga bagi pengembangan pendidikan di Indonesia, khususnya dalam mempersiapkan generasi muda untuk masa depan yang semakin terhubung dengan teknologi.(JOHANSIRAIT)

Editor
:
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Agama

Hallonews.id Resmi Diluncurkan, Hadir dengan Komitmen Jurnalisme Fakta di Tengah Disinformasi

Agama

Habiburokhman: Penumpang Gelap Reformasi Polri Bisa Menggiring Opini Publik dan Mengancam Pemerintahan Prabowo

Agama

Nelayan Belawan Kepung Kantor Pelabuhan, Desak Penghentian Reklamasi yang Dinilai Merugikan Ekonomi Rakyat

Agama

Prabowo Kumpulkan Menteri Ekonomi di Danantara, Soroti Arah Kebijakan 2026

Agama

Sepekan Jelang Ramadhan, 543 KK di Leubok Pusaka Masih Gelap Gulita, PLN Ditagih Janji Pemulihan

Agama

Bobby Nasution dan Ketum HIPMI Dorong Pengusaha Muda Percepat Investasi di Sumut