MEDAN — Membaca doa sebelum makan merupakan bagian dari adab dalam Islam yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW.
Namun, masih banyak masyarakat yang mempertanyakan bacaan doa yang paling tepat sesuai dengan hadits shahih.
Ulama dan dai, Muhammad Abduh Tuasikal, menjelaskan bahwa doa sebelum makan yang sesuai sunnah cukup dengan membaca "bismillah".
Baca Juga: Menteri Keuangan: Program MBG Akan Dipangkas Jadi 5 Hari untuk Efisiensi Anggaran Negara Hal ini merujuk pada sejumlah hadits yang menunjukkan kebiasaan Rasulullah ketika hendak makan.
Dalam riwayat yang dikutip oleh Ibnu Taimiyah dalam kitab Al Kalimuth Thoyyib, disebutkan bahwa Rasulullah SAW ketika makanan dihidangkan kepadanya, beliau mengucapkan "bismillah".
Riwayat lain dari Umar bin Abi Salamah menyebutkan bahwa Rasulullah mengajarkan adab makan dengan sabda, "Wahai anak kecil, sebutlah nama Allah, makanlah dengan tangan kananmu, dan makanlah dari yang dekat denganmu." Hadits ini diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim.
Selain itu, dari Aisyah RA, Rasulullah SAW juga mengajarkan bahwa jika seseorang lupa membaca di awal makan, maka ia dapat mengucapkan, "Bismillaahi awwalahu wa aakhirohu."
Riwayat ini tercantum dalam hadits yang diriwayatkan oleh Abu Daud dan At Tirmidzi.
Menurut penjelasan para ulama, membaca "bismillah" sudah termasuk tasmiyah, yakni menyebut nama Allah.
Hal ini dinilai cukup untuk mengikuti sunnah, tanpa perlu menambahkan bacaan panjang seperti "bismillahirrahmanirrahim".
An Nawawi dalam kitab Al Adzkar juga menjelaskan bahwa ucapan "bismillah" telah memenuhi adab makan sesuai tuntunan Rasulullah.
Adapun doa yang cukup populer di masyarakat, yakni "Allahumma baarik lanaa fii maa razaqtanaa wa qinaa 'adzaaban naar", disebut berasal dari riwayat yang dinilai lemah.