MEDAN – Lailatul Qadar, malam yang lebih baik dari seribu bulan, menjadi momen paling dinanti umat Islam di 10 malam terakhir Ramadan.
Malam kemuliaan ini merupakan waktu turunnya Al-Qur'an dan kesempatan bagi setiap Muslim untuk meraih ampunan serta keberkahan.
Prediksi jatuhnya Lailatul Qadar biasanya di malam ganjil dari sepuluh hari terakhir Ramadan.
Baca Juga: Lebih Baik dari Seribu Bulan, Kapan Lailatul Qadar 2026? Ini Perkiraan Malam Ganjil di 10 Hari Terakhir Ramadan Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah, termasuk iktikaf, membaca Al-Qur'an, dan doa.
Ustad Dr. Awaluddin, M.Pd, dalam tausyiahnya di Mesjid Isti'ada, Jalan Amal Medan, Selasa (10/3/2026), menekankan pentingnya memanfaatkan momen ini.
"Sangat disayangkan jika capek menahan dahaga namun tidak mendapatkan Lailatul Qadar pada bulan suci Ramadan," ujar Ustad Awaluddin.
Ia menambahkan, ada tiga jalan tercepat untuk meraih malam penuh berkah ini:
1. Sholat berjamaah tanpa putus – Memperbanyak sholat wajib dan sunnah, terutama sholat tarawih dan witir.2. Bersedekah – Memberikan zakat dan sedekah kepada yang membutuhkan sebagai bentuk kepedulian dan ibadah sosial.3. Membaca Al-Qur'an – Membaca, memahami, dan mengamalkan ayat-ayat suci Al-Qur'an secara konsisten.
Ustad Awaluddin menegaskan, konsistensi dalam ibadah selama 10 malam terakhir Ramadan akan membuka pintu Lailatul Qadar dan mendatangkan keberkahan maksimal bagi umat yang istiqamah.*
(dh)