ASAHAN – Pemerintah Kabupaten Asahan menggelar peringatan Malam Nuzulul Qur'an 1447 Hijriah di Masjid Agung H. Achmad Bakrie Kisaran pada Jumat malam (06/03/2026).
Kegiatan religius tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri langsung oleh Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin beserta jajaran pemerintah daerah dan ratusan jamaah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua TP PKK Kabupaten Asahan, Ketua DPRD Kabupaten Asahan, Kajari Kabupaten Asahan, perwakilan Dandim 0208 Asahan, Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, para Staf Ahli Bupati, para Asisten Sekdakab, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Asahan, MUI Kabupaten Asahan, Baznas Asahan, para Camat se-Kabupaten Asahan, organisasi keagamaan, mahasiswa, remaja masjid, serta jamaah Masjid Agung H. Achmad Bakrie Kisaran.
Baca Juga: Safari Ramadhan ke Masjid Hidayatullah: Wali Kota Mahyaruddin Buka Ruang Aspirasi dan Dorong Gotong Royong untuk Tanjungbalai EMAS Kegiatan diawali dengan pelaksanaan Sholat Isya dan Tarawih berjamaah yang berlangsung penuh kekhusyukan. Momentum peringatan Nuzulul Qur'an ini menjadi ajang mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus meningkatkan keimanan masyarakat di bulan suci Ramadhan.
Dalam sambutannya, Bupati Taufik Zainal Abidin menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat Kabupaten Asahan yang telah menjaga suasana kondusif dan penuh kekhidmatan selama bulan Ramadhan.
Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga kesyahduan Ramadhan hingga akhir bulan dengan meningkatkan kualitas ibadah, memperbanyak amal kebaikan, serta memperkuat nilai-nilai keimanan dan ketakwaan dalam kehidupan sehari-hari.
"Peringatan Nuzulul Qur'an bukan sekadar mengenang turunnya Al-Qur'an, tetapi menjadi momentum kebangkitan umat Islam untuk kembali menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup," ujar Bupati.
Ia juga menegaskan bahwa peringatan Nuzulul Qur'an memiliki beberapa makna penting, di antaranya membudayakan membaca Al-Qur'an di tengah masyarakat, mendorong penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berlandaskan nilai-nilai Al-Qur'an, serta membentuk karakter masyarakat yang mampu berpikir logis dan bertindak sesuai ajaran Islam.
Pada kesempatan tersebut, tausiah agama disampaikan oleh Tuah Sirait yang menjelaskan keistimewaan malam turunnya Al-Qur'an sebagai kalam Allah SWT yang menjadi pedoman hidup manusia sepanjang zaman. Dalam ceramahnya, ia mengingatkan bahwa Al-Qur'an merupakan bukti keimanan umat Islam sekaligus sumber ilmu pengetahuan yang harus dipahami, dipelajari, dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
Ia juga menyebutkan bahwa Ramadhan juga menjadi bulan perjuangan bagi umat Islam, sebagaimana terlihat pada peristiwa Perang Badar yang terjadi di bulan suci tersebut.
Peringatan Malam Nuzulul Qur'an ini diharapkan dapat memperkuat keimanan masyarakat, menjadi momentum untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT, serta mengamalkan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan bermasyarakat.*
(dh)