MEDAN – Pada malam ke-3 bulan suci Ramadhan, Ustad Jumana Farid menekankan pentingnya sholat sebagai tiang agama dalam tausyiah singkat yang disampaikannya di Mesjid Isti'adah, Jalan Amal, Medan, Jumat (20/2/2026).
"Iman saja tidak cukup untuk beragama. Mari kita meminta kepada Allah untuk mengembalikan rasa takut dan khusyuk kepada-Nya," ujar Ustad Jumana Farid di hadapan jamaah yang memadati masjid.
Dalam tausyiahnya, Ustad Jumana juga menyoroti fenomena generasi muda yang banyak lalai menunaikan sholat karena terbuai dengan dunia digital, termasuk handphone dan media sosial.
Baca Juga: MUI Imbau Warga Bijak Gunakan Toa Masjid Saat Bangunkan Sahur: Jangan Terlalu Keras "Siapa yang berhasil menjaga sholatnya, Allah akan angkat kesulitan di hatinya," tegasnya, menekankan nilai kedisiplinan ibadah di tengah arus modernisasi.
Setelah tausyiah singkat, Ustad Jumana Farid memimpin jamaah melaksanakan sholat tarawih dan witir secara berjamaah, sebagai bentuk implementasi ajaran yang disampaikan.
Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum bagi jamaah untuk memperkuat ibadah di awal Ramadhan, menjaga konsistensi sholat, serta memperdalam pemahaman spiritual di tengah tantangan zaman digital.*
(ad)