JAKARTA — Malam Nisfu Sya'ban, malam pertengahan bulan Sya'ban, menjadi salah satu momen penting bagi umat Islam.
Pada malam tersebut, umat dianjurkan memperbanyak ibadah dan doa, karena diyakini Allah SWT membuka pintu pengampunan dan rahmat-Nya.
Berdasarkan pengumuman Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LF PBNU), awal bulan Sya'ban 1447 H jatuh pada Selasa, 20 Januari 2026.
Baca Juga: Boleh atau Haram? Simak Hukum Investasi Emas Digital Menurut Islam Dengan perhitungan tersebut, malam pertengahan bulan Sya'ban atau Nisfu Sya'ban 1447 H jatuh pada Malam Senin ke Selasa, 2 Februari 2026.
Menurut Sayyid Muhammad bin 'Alawi Al-Maliki, malam Nisfu Sya'ban memiliki banyak keutamaan.
Allah SWT akan mengampuni dosa orang yang memohon ampunan, menjawab doa, melapangkan penderitaan, dan membebaskan sebagian orang dari neraka.
Terdapat tiga amalan utama yang dianjurkan pada malam ini:1. Memperbanyak doa — Rahmat Allah diyakini turun pada malam Nisfu Sya'ban untuk mengampuni dosa dan menjawab permohonan hamba-Nya.2. Membaca dua kalimat syahadat — Membaca "La ilaha illallah, Muhammadur Rasulullah" sebagai bentuk penguatan iman.3. Memperbanyak istighfar — Memohon ampunan agar dosa dihapus, rezeki dilapangkan, dan kesedihan dihilangkan.
Umat Islam juga dianjurkan membaca Surat Yasin sebanyak tiga kali dan membaca doa khusus malam Nisfu Sya'ban yang tercantum dalam kitab klasik, seperti Maslakul Akyar dan Ithmi'nânul Qulûb.
Doa ini memohon keberkahan hidup, keselamatan, dan rezeki yang halal.
Dengan memanfaatkan malam penuh berkah ini untuk berdoa, membaca syahadat, dan istighfar, umat Islam berharap mendapatkan rahmat, ampunan, dan perlindungan dari Allah SWT.*
(d/ad)