JAKARTA – Nisfu Syaban, momen pertengahan bulan Syaban yang kerap dimanfaatkan umat Muslim untuk meningkatkan ibadah, jatuh pada 15 Syaban atau bertepatan dengan Selasa, 3 Februari 2026.
Mengacu pada Kalender Hijriah Indonesia 1447 H yang diterbitkan Kementerian Agama, hari ini (20 Januari 2026) menandai awal bulan Syaban.
Baca Juga: Pelayanan Haji Tak Boleh Terganggu, DPR Usulkan Skema Terpisah untuk TNI/Polri Artinya, umat Muslim memiliki waktu sekitar dua minggu lagi untuk mempersiapkan amalan sunnah menjelang peringatan ini.
Nisfu Syaban diyakini sebagai malam yang penuh rahmat.
Dalam hadits yang diriwayatkan Ali bin Abi Thalib RA, Nabi Muhammad SAW bersabda:
"Apabila sampai pada malam Nisfu Syaban, shalatlah pada malam harinya dan berpuasalah pada siang harinya, karena sesungguhnya Allah akan turun ke dunia dan mengampuni hamba-Nya, memberikan rezeki, dan menjauhkan musibah bagi mereka yang memohon."
Selain puasa sunnah, sejumlah amalan lain dianjurkan untuk dikerjakan, antara lain membaca Sholawat, surah Yasin, istighfar, salat sunnah bara'ah, dan doa-doa khusus.
Rasulullah SAW juga dikenal melaksanakan puasa tiga hari di awal, pertengahan, dan akhir bulan Syaban, yang diyakini memberi pahala setara ibadah selama 70 tahun bagi yang melaksanakannya.
Momen Nisfu Syaban 2026 menjadi kesempatan untuk mempersiapkan diri secara spiritual sebelum memasuki bulan suci Ramadan.
Umat Muslim dianjurkan untuk memanfaatkan sisa waktu dua minggu ini untuk meningkatkan kualitas ibadah, membersihkan hati, dan memperbanyak doa serta amalan sunnah.*
(d/dh)