JAKARTA – Sholat istikharah menjadi amalan penting bagi umat Islam yang sedang menghadapi pilihan hidup.
Sholat sunnah dua rakaat ini dilakukan dengan tujuan memohon petunjuk Allah SWT agar setiap keputusan yang diambil membawa kebaikan.
Setelah menunaikan sholat istikharah, umat Islam dianjurkan membaca doa istikharah. Berikut bacaan doa lengkap:
Baca Juga: Pesan Ketua DPRD Madina di Isra Miraj: Jadikan Salat Landasan Kehidupan Sehari-hari Doa Sholat Istikharah (Arab):
اللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْتَخِيْرُكَ بِعِلْمِكَ، وَأَسْتَقْدِرُكَ بِقُدْرَتِكَ، وَأَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ الْعَظِيْمِ، فَإِنَّكَ تَقْدِرُ وَلاَ أَقْدِرُ، وَتَعْلَمُ وَلاَ أَعْلَمُ، وَأَنْتَ عَلاَّمُ الْغُيُوْبِ.اَللَّهُمَّ إِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا اْلأَمْرَ -وَيُسَمَّى حَاجَتَهُ- خَيْرٌ لِيْ فِيْ دِيْنِيْ وَمَعَاشِيْ وَعَاقِبَةِ أَمْرِيْ فَاقْدُرْهُ لِيْ وَيَسِّرْهُ لِيْ ثُمَّ بَارِكْ لِيْ فِيْهِ، وَإِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا اْلأَمْرَ شَرٌّ لِيْ فِيْ دِيْنِيْ وَمَعَاشِيْ وَعَاقِبَةِ أَمْرِيْ فَاصْرِفْهُ عَنِّيْ وَاصْرِفْنِيْ عَنْهُ وَاقْدُرْ لِيَ الْخَيْرَ حَيْثُ كَانَ ثُمَّ أَرْضِنِيْ بِهِ
Doa Sholat Istikharah (Latin):
Allahumma inni astakhiruka bi ilmika, wa astaqdiruka bi qudratika, wa as-aluka min fadhlikal adzim, fa innaka taqdiru wa laa aqdiru, wa ta'lamu wa laa a'lamu, wa anta allaamul ghuyub.
Allahumma in kunta ta'lamu anna hadzal amra (menyebutkan persoalannya) khairun lii fii diinii wa maasyi wa aqibati amrii faqdur lii, wa yassirhu lii, tsumma baarik lii fiihi.
Wa in kunta ta'lamu anna hadzal amra syarrun lii fii diinii wa maasyi wa aqibati amrii fasrifhu anni wasrifni anhu waqdur liya alkhaira haytsu kaana tsumma ardinii bih.
Artinya:
"Ya Allah, sesungguhnya aku meminta pilihan yang tepat kepada-Mu dengan ilmu pengetahuan-Mu dan aku mohon kekuasaan-Mu dengan kemahakuasaan-Mu. Aku memohon dari anugerah-Mu yang Maha Agung. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa sedangkan aku tidak kuasa; Engkau mengetahui sedangkan aku tidak mengetahui; Engkau adalah Maha Mengetahui hal yang gaib.
Ya Allah, jika Engkau mengetahui bahwa urusan ini (sebut keperluannya) lebih baik bagi agamaku, kehidupanku, dan akibatnya terhadap diriku, maka tetapkan, mudahkan, dan berkahi untukku. Namun, jika Engkau mengetahui bahwa urusan ini buruk bagi agamaku, kehidupanku, dan akibatnya terhadap diriku, maka jauhkanlah dariku dan tetapkan kebaikan bagiku di mana pun ia berada, kemudian jadikan aku ridha dengan itu."