JAKARTA – Sayyidul Istighfar dikenal sebagai penghulunya istighfar, doa yang paling utama dan agung bagi umat Muslim.
Dalam hadis shahih disebutkan, siapa yang membacanya di pagi atau sore hari dengan penuh keyakinan, lalu meninggal di hari itu, ia termasuk ahli surga (HR Bukhari).
Menurut buku Fiqih Doa & Dzikir Jilid 2 karya Syaikh Abdurrazaq bin Abdul Muhsin Al Badr, Sayyidul Istighfar memiliki keutamaan yang lebih tinggi dibanding lafal istighfar lain, karena selain memohon ampunan, doa ini juga menegaskan pengakuan hamba atas nikmat Allah dan pengakuan dosa yang telah diperbuat.
Baca Juga: Keistimewaan Hari Jumat dan Amalan yang Dianjurkan untuk Meraih Keberkahan Waktu dan Cara Membaca
Tidak ada batasan pasti untuk membacanya.
Beberapa referensi menyarankan:
- Satu kali pada pagi hari
- Satu kali pada sore hari
- Tiga kali setelah sholat fardhu
Pengamalan rutin diyakini membawa berbagai keberkahan, antara lain:
- Jalan ampunan dan penghapusan dosa
- Pintu rezeki dan kebaikan dunia