MEDAN – Malam 27 Rajab dianggap sebagai salah satu malam istimewa dalam Islam karena keterkaitannya dengan peristiwa Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW.
Salah satu amalan yang populer dilakukan umat Islam pada malam ini adalah sholat malam 27 Rajab, yang diyakini memiliki keutamaan besar.
Namun, terkait hukum dan dalil pelaksanaan sholat ini, para ulama memiliki pandangan yang beragam.
Baca Juga: Mau Rezeki Lancar dan Hati Tenang? Amalkan Ayat Kursi Sesuai Sunnah Dalam kitab Ihya Ulumuddin karya Imam Al-Ghazali disebutkan bahwa "Barang siapa mengerjakan amal kebaikan pada malam 27 Rajab, maka dia akan memperoleh kebaikan selama seratus tahun."
Meski demikian, detikHikmah menegaskan bahwa tidak ada dalil shahih dari Al-Qur'an maupun hadis yang menyebutkan sholat malam 27 Rajab secara khusus.
Beberapa ulama, termasuk Ibnu Taimiyah, menilai pelaksanaan sholat ini sebagai bid'ah, sedangkan ulama lainnya membolehkan sholat sunnah mutlak pada malam tersebut tanpa mengkhususkan waktunya.
Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia 2026 dari Kemenag RI, 27 Rajab 1447 H jatuh pada Jumat, 16 Januari 2026.
Sholat malam 27 Rajab dapat dilaksanakan setelah Maghrib atau Isya pada Kamis, 15 Januari 2026.
Niat Sholat Malam 27 RajabSebelum melaksanakan sholat, umat Islam dianjurkan membaca niat:
اُصَلِّي سُنَّةً رَجَبِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَىUshallii sunnata rajaban rak'ataini lillahi ta'ala
Artinya: "Aku niat sholat sunnah Rajab dua rakaat karena Allah Ta'ala."
Tata Cara Sholat Malam 27 RajabMengacu pada Ihya Ulumuddin, sholat malam 27 Rajab dapat dilakukan 12 rakaat secara bertahap, dua rakaat diakhiri dengan tasyahud dan salam.