MEDAN - Masjid bukan sekadar tempat salat, melainkan rumah Allah yang suci dan pusat kegiatan umat Islam.
Oleh karena itu, menjaga adab saat berada di masjid menjadi hal penting agar ibadah berjalan tenang dan penuh berkah.
Dalam Al-Qur'an Surah At-Taubah ayat 18 dijelaskan:
Baca Juga: PMI Nasional Salurkan Alat Berat dan Logistik Pangan ke Aceh, Dipimpin Jusuf Kalla Arab:إِنَّمَا يَعْمُرُ مَسَاجِدَ اللَّهِ مَنْ آمَنَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ وَأَقَامَ الصَّلَاةَ وَآتَى الزَّكَاةَ وَلَمْ يَخْشَ إِلَّا اللَّهَ فَعَسَى أُولَئِكَ أَنْ يَكُونُوا مِنَ الْمُهْتَدِينَ
Latin:Innama ya'muru masājidallāhi man āmana billāhi wal-yaumil-ākhiri wa aqāmaṣ-ṣalāta wa ātaz-zakāta wa lam yakhsya illallāh(a), fa 'asā ulā'ika an yakūnū minal-muhtadīn(a)
Arti:"Sesungguhnya yang (pantas) memakmurkan masjid-masjid Allah hanyalah orang yang beriman kepada Allah dan hari Akhir, mendirikan salat, menunaikan zakat, serta tidak takut (kepada siapa pun) selain Allah. Mereka itulah yang termasuk orang-orang yang mendapat petunjuk."
Rasulullah SAW bersabda:"Barang siapa membangun masjid karena Allah, maka Allah akan membangunkan untuknya rumah di surga." (HR. Bukhari dan Muslim)
Berikut adalah 7 adab di masjid yang dianjurkan:
1. Berdoa Ketika Menuju Masjid
Arab:اللَّهُمَّ اجْعَلْ فِي قَلْبِي نُورًا وَاجْعَلْ فِي لِسَانِي نُورًا وَاجْعَلْ فِي سَمْعِي نُورًا وَاجْعَلْ فِي بَصَرِي نُورًا وَاجْعَلْ خَلْفِي نُورًا وَأَمَامِي نُورًا وَاجْعَلْ مِنْ فَوْقِي نُورًا وَمِنْ تَحْتِي نُورًا اللَّهُمَّ أَعْطِنِي نُورًا
Latin:Allaahummaj'al fii qalbii nuuran waj'al fii lisaani nuuran, waj'al fii sam'ii nuuran waj'al fii basharii nuuran, waj'al khalfii nuuran wa amaamii nuuran, waj'al min fauqii nuuran wa min tahtii nuuran, allaahumma a'thinii nuuran
Arti:"Ya Allah, jadikanlah cahaya pada hatiku, pada lidahku, pada pendengaranku, pada penglihatanku, dan jadikanlah cahaya di belakangku, di depanku, di atasku dan di bawahku. Ya Allah, berikanlah kepadaku cahaya." (HR. Bukhari, Muslim, Abu Dawud, Ahmad)