JAKARTA – Momen pergantian tahun sering dijadikan waktu refleksi bagi umat Islam untuk bermuhasabah atas perbuatan selama setahun terakhir.
Meski tidak ada doa khusus yang diwajibkan secara syariat untuk menyambut tahun baru Masehi, sejumlah kitab klasik menyebutkan doa yang dianjurkan dibaca menjelang pergantian tahun, baik Masehi maupun Hijriah.
Dalam kitab Maslakul Akhyar karya Habib Utsman bin Yahya, disebutkan bacaan doa akhir tahun yang bisa dibaca tiga kali sebelum salat Magrib:
Baca Juga: Umat Islam Bersiap Menyambut Bulan Rajab, Ini Keutamaannya! Bacaan Doa Akhir Tahun:اَللّٰهُمَّ مَا عَمِلْتُ مِنْ عَمَلٍ فِي هٰذِهِ السَّنَةِ مَا نَهَيْتَنِي عَنْهُ وَلَمْ أَتُبْ مِنْهُ وَحَلُمْتَ فِيْها عَلَيَّ بِفَضْلِكَ بَعْدَ قُدْرَتِكَ عَلَى عُقُوْبَتِيْ وَدَعَوْتَنِي إِلَى التَّوْبَةِ مِنْ بَعْدِ جَرَاءَتِيْ عَلَى مَعْصِيَتِكَ فَإِنِّي اسْتَغْفَرْتُكَ فَاغْفِرْلِيْ وَمَا عَمِلْتُ فِيْهَا مِمَّا تَرْضَى وَوَعَدْتَّنِي عَلَيْهِ الثَّوَابَ فَأَسْئَلُكَ أَنْ تَتَقَبَّلَ مِنِّيْ وَلَا تَقْطَعْ رَجَائِيْ مِنْكَ يَا كَرِيْمُ
Latin:Allâhumma mâ 'amiltu min 'amalin fî hâdzihis sanati mâ nahaitanî 'anhu, wa lam atub minhu, wa hamalta fîhâ 'alayya bi fadhlika ba'da qudratika 'alâ 'uqûbatî, wa da'autanî ilat taubati min ba'di jarâ'atî 'alâ ma'shiyatik. Fa innî astaghfiruka, faghfirlî wa mâ 'amiltu fîhâ mimmâ tardhâ, wa wa'attanî 'alaihits tsawâba, fa'as'aluka an tataqabbala minnî wa lâ taqtha' rajâ'î minka yâ karîm.Artinya:"Ya Allah, aku meminta ampun atas perbuatanku di tahun ini yang termasuk Kau larang sementara aku belum sempat bertobat, perbuatanku yang Kau maklumi karena kemurahan-Mu, sementara Kau mampu menyiksaku, dan perbuatan yang Kau perintahkan untuk tobat, sementara aku menerjangnya.
Tuhanku, aku berharap Kau menerima perbuatanku yang Kau ridhoi di tahun ini dan perbuatanku yang dijanjikan pahala-Mu. Janganlah Kau memutus harapanku dari-Mu, wahai Tuhan Yang Maha Pemurah."
Sementara itu, doa awal tahun dianjurkan dibaca setelah salat Magrib untuk memohon perlindungan dari godaan setan, mengendalikan nafsu, dan mendekatkan diri kepada Allah:Bacaan Doa Awal Tahun:اللَّهُمَّ أَنْتَ الْأَبَدِيُّ الْقَدِيمُ الْأَوَّلُ وَعَلَى فَضْلِكَ الْعَظِيمِ وَكَرِيمِ جُوْدِكَ الْمُعَوَّلُ، وَهَذَا عَامٌ جَدِيدٌ قَدْ أَقْبَلَ، أَسْأَلُكَ الْعِصْمَةَ فِيهِ مِنَ الشَّيْطَانِ وَأَوْلِيَائِهِ، وَالْعَوْنَ عَلَى هَذِهِ النَّفْسِ الْأَمَّارَةِ بِالسُّوءِ، وَالْإِشْتِغَالَ بِمَا يُقَرِّبُنِي إِلَيْكَ زُلْفَى يَاذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ
Latin:Allaahumma antal abadiyyul qadiimul awwal. Wa 'alaa fadhlikal 'azhiimi wa kariimi juudikal mu'awwal. Haadzaa 'aamun jadiidun qad aqbal. As-alukal 'ishmata fiihi minas syaithaani wa auliyaa-ih, wal 'auna 'alaa haadzihin nafsil ammaarati bis suu-i, wal isytighaala bimaa yuqarribunii ilaika zulfaa, yaa dzal jalaali wal ikraam.
Artinya:"Ya Allah, Kaulah yang Abadi, Qadim, dan Awal. Tahun baru ini sudah tiba. Aku berlindung kepada-Mu dari godaan Iblis dan para penolongnya.
Aku memohon pertolongan-Mu dalam mengendalikan nafsu yang mendorong berbuat jahat, serta memohon aktivitas yang mendekatkanku pada rahmat-Mu, wahai Tuhan Pemilik Kebesaran dan Kemuliaan."
Momen pergantian tahun bisa dimanfaatkan untuk introspeksi, memperbaiki diri, meningkatkan ibadah, dan menanam niat baik untuk tahun yang akan datang.*
(d/dh)