Lapas Pematangsiantar Jalin Kerja Sama dengan Kemenag untuk Pembinaan Keagamaan dan Dapatkan Sertifikat Halal Dapur

BITVonline.com - Rabu, 20 November 2024 08:11 WIB

PEMATANGSIANTAR- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pematangsiantar, yang terletak di wilayah Sumatera Utara, tidak hanya berfungsi sebagai tempat menjalani masa pidana, tetapi juga sebagai pusat pembinaan karakter bagi para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Lapas Pematangsiantar terus berupaya untuk memberikan pembinaan yang menyeluruh, termasuk dalam aspek keagamaan dan kerohanian, guna mendukung proses rehabilitasi dan reintegrasi sosial bagi para penghuni penjara.

Kerja sama yang kuat antara Lapas Pematangsiantar dan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pematangsiantar menjadi salah satu bukti nyata dari komitmen tersebut. Pada hari Senin, 19 November 2024, Kepala Lapas Pematangsiantar, Sukarno Ali, menyambut baik kunjungan Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pematangsiantar, H. Al Ahyu, M.A. Kunjungan ini merupakan langkah penting dalam memperkuat pembinaan keagamaan bagi warga binaan di Lapas Pematangsiantar.

Salah satu tujuan utama dari kolaborasi ini adalah untuk meningkatkan kualitas pembinaan keagamaan bagi warga binaan. Dalam diskusi yang diadakan, kedua belah pihak membahas berbagai program pembinaan yang akan dilaksanakan ke depan, termasuk pelatihan spiritual dan peningkatan pemahaman agama. Kepala Lapas Pematangsiantar, Sukarno Ali, menekankan bahwa pembinaan keagamaan menjadi salah satu pilar penting dalam menciptakan perubahan positif pada para WBP, yang diharapkan dapat kembali ke masyarakat dengan karakter yang lebih baik.

“Pembinaan keagamaan sangat penting untuk mendukung proses rehabilitasi mental dan spiritual para warga binaan. Kami sangat berterima kasih kepada Kemenag Pematangsiantar atas dukungan dan kerja sama yang luar biasa ini. Semoga kolaborasi ini dapat terus berjalan dengan baik demi kebaikan bersama,” ujar Sukarno Ali.

Selain itu, Lapas Pematangsiantar juga meraih pencapaian penting dalam bidang keamanan pangan. Dapur Lapas Kelas IIA Pematangsiantar secara resmi menerima sertifikasi Halal dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama. Sertifikat ini diserahkan dalam sebuah acara yang disaksikan oleh perwakilan Kemenag dan jajaran pejabat struktural Lapas Pematangsiantar.

Sertifikasi Halal ini menunjukkan komitmen Lapas Pematangsiantar dalam memenuhi standar kualitas dan kebersihan makanan yang disajikan kepada warga binaan. Sukarno Ali menyampaikan apresiasi terhadap pencapaian tersebut dan berharap agar dapur Lapas dapat terus menjaga kualitas dan kebersihan, serta mematuhi standar yang ditetapkan dalam proses pengolahan makanan.

“Terima kasih atas dukungan dan kerja sama yang telah diberikan, dari proses pendaftaran hingga pendampingan sertifikasi halal. Kami berkomitmen untuk terus memastikan bahwa seluruh warga binaan menerima hak-hak mereka dengan kualitas yang terbaik dan berdampak positif,” ungkap Sukarno Ali.

Kunjungan dari Kemenag Pematangsiantar ke Lapas Pematangsiantar menandai langkah awal dari berbagai upaya bersama untuk meningkatkan kualitas pembinaan, baik dalam aspek kerohanian maupun dalam hal memenuhi kebutuhan dasar para warga binaan. Dengan adanya kerja sama yang solid, kedua instansi ini berharap dapat mempererat sinergi untuk menciptakan Lapas yang lebih humanis dan dapat memberikan dampak positif bagi warga binaan dan masyarakat luas.

Melalui langkah-langkah strategis ini, Lapas Pematangsiantar semakin memperkuat posisinya dalam proses transformasi dan rehabilitasi para WBP. Komitmen bersama antara Lapas dan Kemenag Pematangsiantar ini diharapkan dapat membawa perubahan yang lebih baik, tidak hanya bagi warga binaan, tetapi juga bagi kepercayaan publik terhadap lembaga pemasyarakatan.

(JOHANSIRAIT)

Editor
:
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Agama

Harga Emas Antam Anjlok Rp 32.000 per Gram, Tren Pelemahan Berlanjut ke Rp 2,73 Juta

Agama

BNN Bongkar Jaringan Narkotika Rusia di Bali, DPR Dukung Pengusutan Hingga Pengendali

Agama

Latihan Ringan Ini Bisa Bantu Turunkan Gula Darah, Cukup Dilakukan Sambil Duduk

Agama

Hari Lahir Bung Karno 6 Juni: Jejak Sang Proklamator Menuju Kemerdekaan Indonesia

Agama

Usulan Sipil Isi Jabatan di Polri, Sahroni: Jangan Usul yang Enggak-Enggak

Agama

IHSG Anjlok 8,69 Persen Sepekan ke Level 5.594, Ini Penyebabnya