Luthfi: Keikutsertaan Jokowi di Pawai Pilgub Jateng Bukan Intervensi Politik

BITVonline.com - Jumat, 22 November 2024 12:41 WIB

SURAKARTA- Calon Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menanggapi isu yang berkembang mengenai keikutsertaan Presiden ke-7 RI Joko Widodo dalam beberapa pawai kampanye di wilayah Jawa Tengah. Luthfi menegaskan bahwa kehadiran Jokowi dalam pawai tersebut bukanlah bentuk intervensi atau dukungan berlebihan terhadap pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur Jateng nomor urut 2, Luthfi-Yasin. Menurutnya, hal tersebut merupakan hal yang biasa dilakukan oleh Jokowi sebagai bagian dari gaya komunikasi dan kedekatannya dengan masyarakat yang sudah ia lakukan sejak menjabat sebagai Wali Kota Solo dan kemudian Gubernur DKI Jakarta.

“Itu kan gaya beliau (menyapa warga) sejak menjadi wali kota, jadi gubernur, itu kan sudah biasa,” ujar Luthfi dalam wawancara di Solo, Jumat (22/11/2024). Luthfi menambahkan bahwa hal ini tidak ada kaitannya dengan Pilgub Jateng 2024 atau dengan urusan politik terkait pencalonannya. “Pak Jokowi kan sudah purna tugas, sekarang jadi masyarakat biasa. Tidak ada kaitannya dengan cawe-cawe,” jelasnya.

Jokowi, yang kini kembali ke Solo setelah menyelesaikan masa jabatannya sebagai presiden, telah beberapa kali terlihat bergabung dalam pawai bersama pasangan Luthfi-Yasin di berbagai daerah, seperti Banyumas, Tegal, Grobogan, Blora, Klaten, dan Karanganyar. Kehadiran Jokowi dalam acara tersebut, menurut Luthfi, lebih merupakan bentuk dukungan sosial sebagai warga negara yang ingin melihat calon pemimpin daerah yang bisa bekerja sama dengan pemerintah pusat.

“Beliau berdua Pak Luthfi dan Gus Yasin saya meyakini mampu melanjutkan pemerintahan yang lalu dan juga bisa bersinergi kuat dengan pemerintahan Bapak Prabowo Subianto,” kata Jokowi pada kesempatan tersebut. Keikutsertaan Presiden Jokowi dalam pawai tersebut, menurutnya, bertujuan untuk memberi dukungan moral dan memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, serta mendukung kesinambungan pembangunan yang sudah berjalan.

Luthfi menegaskan bahwa meskipun Jokowi memberikan dukungan moral, hal ini tidak lebih dari sekadar menyapa masyarakat dan menunjukkan perhatian pada proses demokrasi di daerahnya. Sebagai masyarakat biasa, Jokowi tetap berhak mendukung siapa pun yang dianggap mampu membawa perubahan positif bagi daerah.

(JOHANSIRAIT)

Editor
:
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Agama

Open Trip Gunung Dukono Berujung Maut, Polisi Tetapkan Penyedia Jasa Jadi Tersangka

Agama

Ekspor SDA Lewat DSI, Pemerintah Tegaskan Pasokan Dalam Negeri Tetap Aman

Agama

Purbaya Klaim Perusahaan Tambang Bisa Raup Untung Ganda dari DSI

Agama

Bos Terra Drone Divonis 1 Tahun 4 Bulan, Hakim Soroti Fatalnya Sistem Keselamatan

Agama

Kemendukbangga Ingatkan Bahaya Stunting, SDM Unggul Jadi Kunci Indonesia Emas 2045

Agama

Sumut Genjot Program Perumahan: Ribuan Rumah Subsidi hingga Rehabilitasi RTLH Digulirkan