BANDA ACEH — Dalam pengajian rutin Sabtu Subuh di Masjid Tgk. Jafar Hanafiah, Kampus UNMUHA Banda Aceh, 6 Desember 2025, Ustaz DR. H. Aslam Nur menyampaikan pesan mendalam tentang persaudaraan dalam Islam.
Ia mengingatkan bahwa ayat-ayat dan hadis mengenai ukhuwah bukan hanya teks yang dihafal, melainkan identitas dan kewajiban yang melekat pada setiap muslim.
Mengawali ceramah, Aslam Nur menukil Surah Al-Hujurat ayat 10: "Sesungguhnya orang-orang beriman itu bersaudara."
Baca Juga: Ustadz Mujtahid Anwar Tegaskan Pentingnya Ukhuwah Islamiyah dalam Musibah Banjir Aceh Menurutnya, ayat ini menegaskan bahwa siapa pun yang mengucap syahadat, tanpa melihat suku, warna kulit, atau latar belakang, terikat dalam persaudaraan yang sama.
Ia juga mengutip hadis Rasulullah SAW tentang umat yang diibaratkan satu tubuh, saling merasakan sakit, saling menopang, dan saling menguatkan.
Namun, kata Aslam, realitas umat Islam hari ini sering jauh dari gambaran ideal itu.
Perbedaan kecil dapat memicu perselisihan besar, dan persoalan sepele kerap berujung permusuhan.
"Kadang kita lebih mudah memusuhi sesama muslim daripada memusuhi kebatilan," ujarnya.
Ia mengaitkan kondisi tersebut dengan dua penyebab utama. Pertama, hidup adalah ujian.
Perbedaan dan gesekan, menurutnya, merupakan bagian dari proses penyaringan iman.
"Dari ujian itulah terlihat siapa yang sabar, siapa yang pemaaf, dan siapa yang mendahulukan iman daripada ego," katanya.
Kedua, dalam diri manusia terdapat dua potensi: takwa dan fujur.