Khutbah Jumat di Montasik: Ustaz Aiyub Ingatkan Singkatnya Hidup dan Panjangnya Perjalanan Akhirat

T.Jamaluddin - Jumat, 28 November 2025 13:56 WIB
Ustazd Ayub Rusli. (foto: Ist/ BITV)

ACEH BESAR- Dalam khutbah Jumat di Masjid Besar Al Jihad, Kecamatan Montasik, 28 November 2025 (7 Jumadil Akhir 1447), Tenaga Pengajar Pesantren Dar Maryam Samahani, Ustaz Aiyub Rusli, menegaskan kembali pesan yang kerap terlupakan: kehidupan dunia amat singkat dibandingkan perjalanan panjang menuju akhirat.

"Kematian adalah realitas yang selalu kita dengar. Hari ini berita itu tentang orang lain, esok atau lusa bisa jadi tentang kita sendiri," ujar Aiyub dalam khutbah yang berlangsung selama hampir satu jam itu.

Ia mengutip firman Allah dalam QS Ali Imran ayat 185, "Setiap yang bernyawa akan merasakan mati," sebagai penegasan bahwa tidak ada seorang pun yang mampu menghindar dari ketetapan tersebut.

Dalam perspektif keabadian, kata Aiyub, umur manusia yang rata-rata 60 tahun tidak lebih dari "satu setengah jam" di sisi Allah.

Dunia Hanya Sesaat

Dalam khutbahnya, Aiyub menyoroti betapa pendeknya kesempatan hidup manusia.

Kekayaan, jabatan, dan kesenangan hanya berlangsung sekejap.

Bahkan kesulitan sekalipun, menurutnya, memiliki batas waktu.

"Karena itu jangan sampai kehidupan sementara ini kita tukar dengan kebahagiaan yang selamanya, yaitu surga Allah," katanya mengutip perkataan Ibnul Qayyim, "Bagaimana mungkin seseorang dikatakan berakal jika ia menjual surga demi syahwat yang sesaat?"

Ia mengingatkan jamaah tentang sabda Rasulullah yang menggambarkan surga sebagai tempat dengan kenikmatan yang tak pernah terlihat oleh mata atau terlintas di hati manusia.

Rasulullah, kata Aiyub, juga berulang kali memerintahkan umatnya memperbanyak mengingat kematian sebagai pemutus segala kelezatan dunia.

Pesan Inti: Memperbanyak Bekal Takwa


Editor
: Adelia Syafitri

Tag:

Berita Terkait